Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Hikmah Ramadan 2025

Berpuasa, Media Sosial dan Bertapa

Semua ibadah manusia mayoritas bisa dilihat pengerjaannya. Misalnya ketika orang Shalat, orang lain bisa melihatnya, paling tidak diri sendiri bisa me

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
HIKMAH RAMADAN 2025: H.M.Sururi, Ketua Komisi Infokom MUI Jatim dalam artikel Hikmah Ramadan berjudul "Berpuasa, Media Sosial dan Bertapa" 

Justru ia dilaksanakan dalam suasana keseharian, suasana bekerja dan beraktivitas seperti saat tidak berpuasa. Tidak ada bedanya aktivitas saat puasa atau tidak puasa.

Puasa tidak bisa menjadi dalih untuk bermalas-malasan. Syariat tidak bisa menjadi alasan untuk tidak menjalankan kewajiban lainnya.

Bekerja adalah kewajiban dalam rangka memenuhi nafkah keluarga. Puasa tidak bisa dijadikan alasan, orang tidak bekerja. Itulah sebenarnya "bertapa dalam situasi ramai".

Tradisi bertapa dalam situasi ramai malah menjadi tradisi dengan level tertinggi. Orang bertapa dalam situasi sepi, tidak banyak godaan, wajar banyak orang bisa.

Tetapi bertapa dalam situasi bekerja, beraktivitas, menjalankan amanah sosial dan godaan lingkungan, tidak semua orang mampu. Maka sangat wajar, jika Allah menjanjikan pahala langsung dariNYA kepada hamba yang berpuasa.

Selamat berpuasa, selamat bertapa.

 

 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved