Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

KDM Ungkap Alasan Kabid Dishub Bogor Nangis, Tuding Emen Sopir Angkot Biang Kerok Dadang Dibully

Alasan Dadang Kosasih menangis dalam unggahan Dedi Mulyadi, akhirnya terkuak.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/dedimulyadi71
PENYEBAB TANGIS KABID DISHUB BOGOR - Kabid Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengungkap alasannya menangis sesenggukan pada tayangan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Selasa (8/4/2025). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bantah karena tersandung kasus dugaan pemotongan uang kompensasi sopir angkutan umum. 

"Makanya diposting sebagai ya tangisan keterharuan kepada pimpinan, kan positif," jelas KDM.

KDM pun menjelaskan bahwa memang tangisan Kabid Dishub Bogor ini sayangnya direspons berbeda oleh netizen.

"Yang namanya netizen karena sudah curiga motong duit, oh itu karena nangis menyesal, air mata buaya, namanya juga netizen atuh," kata KDM.

KDM pun langsung menunjuk seorang sopir angkot Puncak Bogor bernama Emen yang juga duduk di samping Kabid Dishub Dadang.

"Sia tah gara-garana (Kamu nih bikin gara-gara)," cetus KDM.

Baca juga: Kapolres Bantah Wajah Tahanan Bengkak sebelum Meninggal Akibat Dipukul Polisi: Kameranya Rusak

Dedi menjelaskan bahwa permasalahan Dadang Kosasih dibully ini berasal dari salah ucap seorang sopir angkot bernama Emen saat menjawab pertanyaan.

Emen menyebut saat penyerahan pemotongan uang kompensasi sopir angkot ke oknum KKSU, ada anggota Dishub yang menyaksikan.

Ketika diingat lagi, Emen mengakui bahwa sebenarnya Dishub menyaksikan saat penyerahan uang kompensasi dari Gubernur ke sopir angkot secara simbolis, bukan saat menyerahkan uang potongan kompensasi.

"Sekarang ini dibully nih (Kabid Dishub) kasihan, gara-gara kamu salah ngomong," kata Dedi sambil menunjuk Emen.

Emen pun mengakui kesalahannya dan dia mengaku sudah memberikan klarifikasi dalam BAP di Polres Bogor.

"Ini kan yang gini-gini sensitif, publik itu kan selalu mengidentikan petugas Dishub itu di lapangan selalu diidentikan dengan pungli," kata Dedi.

"Walau pun punglinya terjadi di Kabupaten lain, di kota lain, tapi namanya baju Dinas Perhubungan sudah diidentikkan."

"Sehingga ketika denger bahwa ada potongan, ada iuran, ada sumbangan sukarela, ada apapun, wah Dishub mungut yeuh, dibully yeuh," ungkap KDM.

Tangkapan layar akun Instagram Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Selasa (8/4/2025). Akhirnya polemik dugaan pemotongan dana kompensasi angkot di Puncak Bogor kini mulai terjawab.
Tangkapan layar akun Instagram Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Selasa (8/4/2025). Akhirnya polemik dugaan pemotongan dana kompensasi angkot di Puncak Bogor kini mulai terjawab. (Instagram/dedimulyadi71)

Diketahui, Emen dan Dadang dipertemukan oleh Dedi Mulyadi di ruangan yang sama terkait polemik dugaan penyunatan dana tersebut.

KDM pun berhasil mengungkap, kepada siapa sebenarnya potongan uang kompensasi sopir angkot diserahkan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved