Berita Viral

Dedi Mulyadi Iba Nasib Eks Pemain Sirkus yang Diduga Dieksploitasi OCI: Hilang Identitasnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang mempertemukan kedua belah pihak tersebut. Diketahui, pertemuan itu dilakukan di Balai Kota Depok

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Warta Kota/M Rifqi dan YouTube Kang Dedi Mulyadi
BERTEMU - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pertemukan Taman Safari Indonesia (TSI) dengan Oriental Circus Indonesia (OCI), Selasa (29/4/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Mantan pemain pemain Oriental Circus Indonesia (OCI) kini dipertemukan dengan pihak Taman Safari Indonesia (TSI).

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang mempertemukan kedua belah pihak tersebut.

Diketahui, pertemuan itu dilakukan di Balai Kota Depok pada Selasa (29/4/2025).

Dedi Mulyadi ingin membahas soal dugaan kasus eksploitasi yang menimpa pemain OCI.

Baca juga: Tangis Lisa Mantan Pemain Sirkus OCI, Tinggal dalam Karavan Gelap hingga Alami Penyiksaan yang Parah

RAHASIA REZEKI MENGALIR - Tangkapan layar unggahan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Selasa (22/4/2025). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menemui atlet muay thai Kabupaten Bekasi, Sarah Avilia.
RAHASIA REZEKI MENGALIR - Tangkapan layar unggahan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Selasa (22/4/2025). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menemui atlet muay thai Kabupaten Bekasi, Sarah Avilia. (YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

“Untuk Taman Safari kalau dari sisi hukum kan peristiwanya sudah terselesaikan, sudah SP3, ya kecuali melakukan gugatan yang lain itu hak ranahnya pengacara,” kata Dedi.

Tak berhenti di situ, Dedi juga akan mempertemukan kembali para eks pemain OCI dengan pihak TSI pekan depan.

Untuk menangani kasus tersebut, Dedi mengedepankan sisi kemanusiaan eks pemain OCI yang merasa kehilangan identitasnya.

“Tetapi dari sisi personality saya sudah ngajak mereka nanti Rabu depan keluarga Taman Safari bertemu dengan mereka yang merasa hilang identitas dirinya," ucapnya.

"Enggak tahu nama orangtuanya, mengalami penderitaan psikis selama dia bekerja sebagai petugas sirkus atau pegawai sirkus atau artis sirkus di OCI dan kemudian mereka tidak terdaftar sebagai karyawan,” ungkapnya.

“Tetapi saya lebih mendekatkan itu dan insya Allah nanti ada solusi yang sifatnya personal," imbuh Dedi. 

"Kalau aspek normatif nggak akan selesai itu, gugat menggugat nggak akan selesai,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur TSI, Aswin Sumampau menegaskan, posisi TSI berbeda dengan OCI.

Aswan mengklaim, TSI sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan hukum.

“Saya rasa cukup baik ya, kita sungguh-sungguh membuat pengertian bahwa yang menjadi berita di akhir-akhir ini itu sebenarnya kan OCI ya dengan personal-personal ataupun oknum-oknum yang dituduh seperti itu ya,” katanya. 

“Kami dari pihak Taman Safari sih menyayangkan itu bisa lanjut kepada Taman Safari," imbuhnya. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved