Berita Viral
Sosok Fans Gibran Rakabuming yang Menghina Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Kondisinya Terungkap
Pria yang mengaku sebagai fans Wapres Gibran itu mulanya mengunggah postingan yang menghina Try Sutrisno. Postingan diunggah di TikTok.
TRIBUNJATIM.COM - Sosok fans dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghina Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.
Pria yang mengaku sebagai fans Wapres Gibran itu mulanya mengunggah postingan yang menghina Try Sutrisno.
Postingan itu diunggah menggunakan akun Arul.S85.
Awal penghinaan itu bermula dari ratusan purnawirawan TNI beberapa lalu mengusulkan pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui MPR.
Baca juga: Sosok Try Sutrisno, Wapres Ke-6 RI Dukung Pencopotan Gibran Rakabuming Sebagai Wakil Presiden

Mantan Wakil Presiden keenam, Try Sutrisno merupakan salah satu tokoh di balik usulan tersebut.
Tidak terima idolanya hendak dimakzulkan, seorang pria dengan akun Arul.S85 kemudian melakukan penghinaan terhadap Try Sutrisno.
Arul menghina fisik Try Sutrisno yang merupakan pensiunan Jenderal TNI.
"Pak Tile, pak tile ya, daripada anda mencopot Gibran dari presiden, kami seluruh rakyat Indonesia akan mencopot gigi anda. Gigi anda akan saya copot supaya anda tidak bisa makan sate. Ini pak namanya sate, sampeyan kan gak punya gigi, gigi sampeyan mau saya copot, ayo jawab-jawab," terang pria ini dalam video yang beredar
Lalu siapakah sosok Arul?
Belum diketahui siapa sosok Arul yang menghina Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno tersebut.
Sebab buntut viralnya video tersebut, pria bernama Arul itu berusaha menghilangkan jejak dengan menghapus rekaman.
Pemilik akun Arul.S85 itu juga sudah menghapus akunnya di Tiktok usai mendapatkan kecaman.
Sebelum hapus akun, pada Selasa (29/4/2025) terlihat akun Tiktok fans Gibran tersebut diprivat.
Namun usaha tersebut sia-sia, yang mana video kini sudah dibagikan ulang di berbagai platform media sosial.
Unggahan terakhir pemilik akun tersebut juga berisi permintaan maaf untuk ulah menghina Try Sutrisno.
"Assalamualaikum, saya Bang Arul dengan sadar memohon maaf atas kesalahan saya beredarnya video (hina) ini. Terutama keluarga besar Bapak Try Sutrisno, mantan Jenderal Republik Indonesia dan mantan Wakil Presiden RI di era Bapak Soeharto," katanya dikutip dari video yang beredar, Senin (28/4/2025)
Dia membantah bahwa unggahan video sebelumnya adalah untuk mengolok-olok Try Sutrisno.
"Sekali lagi saya minta maaf bukan ada unsur mengolok-olok, dengan rasa hormat saya meminta maaf, dan juga buat almarhum Bapak Tile (seniman betawi) dan keluarganya saya meminta maaf," ungkapnya
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto didesak untuk mencopot atau mengganti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Desakan itu datang dari para Purnawirawan TNI.
Desakan mengganti Wakil Presiden disampaikan saat acara Silaturahmi Purnawirawan Prajurit TNI dengan Tokoh Masyarakat ini turut dihadiri oleh sejumlah pensiunan Jenderal TNI.
Mereka diantaranya yakni mantan Dankormar Letjen TNI (Purn) Suharto, Mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Subianto hingga Mantan KSAU, Marsekal TNI (Purn) Hanafi Asnan dan sejumlah tokoh masyarakat lain, seperti Ratna Sarumpaet, Roy Suryo, hingga Said Didu.
Satu dari delapan tuntutan forum tersebut yakni: Mengusulkan pergantian Wakil Presiden kepada MPR karena keputusan MK terhadap Pasal 169 Huruf Q Undang-Undang Pemilu telah melanggar hukum acara MK dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman.
Sosok Try Sutrisno
Pensiunan Jenderal TNI itu memiliki tubuh yang tegap dan rambut yang sedikit ikal klimis.
Wajah Try Sutrisno saat muda juga cukup berisi. Memiliki tubuh tegap, tinggi, dan besar membuat seragam TNI sangat pas dipakai Try Sutrisno.
Pria kelahiran 15 November 1935 itu pernah menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (1986-1988) dan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1988-1993).
Try Sutrisno termasuk TNI yang jabatannya melesat karena jenjang karir bukan dari nama besar orang tua.
Sebab ayah Try Sutrisno, Subandi hanya berprofesi sebagai sopir ambulan di Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan ibunya bernama Mardiyah yang berasal dari Surabaya adalah seorang ibu rumah tangga.
Kemudian ayahnya pernah bekerja sebagai petugas medis untuk Batalyon Angkatan Darat Poncowati.
Hal itu memaksa Try Sutrisno untuk berhenti sekolah dan mencari nafkah sebagai penjual rokok dan penjual koran.
Pada usia 13, Try Sutrisno ingin bergabung dengan Batalyon Poncowati dan melawan tetapi tidak ada yang menganggapnya serius dan ia akhirnya dipekerjakan sebagai kurir.
Karir Try Sutrisno melesat saat tahun 1974, ketika dia terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto.
Soeharto mulai menyukai Try dan sejak saat itu, karier militer Try akan meroket.
Hingga pada 11 Maret 1993 Try Sutrisno menjadi Wakil Presiden RI hingga 11 Maret 1998.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com
Pertemuan Dwi Hartono dan Ken Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Bahas Bantu Palsu Rekening |
![]() |
---|
Imbas Minta Rp200 Ribu Dikasih Kakak Cuma 10.000, Adik Bakar Rumah, Sering Dimanja Orangtua |
![]() |
---|
Ulah Bajing Loncat Tak Sadar Maling 40 Pasang Seragam TNI, Celana Tentara Dijual Rp 15.000 |
![]() |
---|
Bukan Tak Mau Ikut Joget, Pasha Ungu Singgung Sadar Kamera Ketika Anggota DPR Bergoyang |
![]() |
---|
Masih Ingat Nenek Reja Tertatih Datangi Sidang Didakwa Rugikan Rp718 M? Divonis Bebas di Usia 93 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.