Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

10 Preman dan 27 Maling Kendaraan Disikat Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

10 preman ditangkap Anggota Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama Operasi Pekat Semeru ke-2 2025.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
PELAKU - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Wahyu Hidayat saat menunjukkan hasil tangkapan pelaku premanisme dan penjahat jalanan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (17/5/2025). Terdapat sekitar 27 orang pelaku kejahatan jalanan berhasil dibekuk oleh personelnya selama kurun waktu sebulan terakhir. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah 10 pelaku aksi premanisme ditangkap Anggota Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama Operasi Pekat Semeru ke-2 2025 yang berlangsung selama dua pekan. 

Para pelaku itu berhasil dibekuk setelah kepolisian menindaklanjuti sekitar sembilan laporan dan pengaduan masyarakat yang mengeluh adanya aksi premanisme. 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Wahyu Hidayat mengatakan, para pelaku aksi premanisme tersebut diketahui memiliki berbagai macam modus aksi yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Beberapa pelaku terlibat aksi pengeroyokan yang ternyata dipicu oleh aktivitas mabuk-mabukan.

Korban yang berupaya menegur gerombolan pelaku agar tidak berpesta miras di suatu tempat, malah dihajar dan menjadi sasaran penganiayaan. 

Kemudian, ada juga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam di tengah permukiman masyarakat.

Setelah diselidiki dan dimintai keterangan, ternyata pelaku merupakan bagian dari kelompok gangster. 

Bahkan, pihaknya juga sempat mengamankan beberapa preman yang secara terang-terangan menargetkan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap para sopir truk di kawasan komplek pergudangan di Jalan Tanjung Tembaga. 

"Ini adalah wujud nyata kami dalam menjawab keresahan masyarakat," ujarnya, Sabtu (17/5/2025). 

Baca juga: Roffy Sopir Truk Tak Terima Dipalak Preman Rp300 Ribu, Mendadak Diadang Motor di Jalan Lalu Dianiaya

Operasi tersebut merupakan upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam menjaga dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya dalam menangani bentuk premanisme, dan tindak kriminal yang meresahkan warga. 

Bukan hanya sekadar penegakan hukum, melainkan juga wujud komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung iklim investasi yang sehat, terutama di wilayah strategis Jawa Timur, termasuk kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya.

Selain menumpas aksi premanisme, AKBP Wahyu memaparkan keberhasilan pihaknya dalam mengungkap berbagai kasus tindak pidana kejahatan jalanan selama sebulan terakhir. 

Di antaranya, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Terdapat sekitar 27 orang pelaku kejahatan jalanan berhasil dibekuk oleh personelnya selama kurun waktu sebulan terakhir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved