Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Hujan Deras, Longsor Timpa 11 Rumah di Kecamatan Sambit Ponorogo, Tak Ada Korban Jiwa

Sedikitnya 11 rumah tertimpa longsor di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim

Istimewa/Polsek Sambit
LONGSOR TIMPA 11 RUMAH - Kapolsek Sambit, AKP Baderi saat mengecek longsor di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Jumat (16/5/2025). Sedikitnya 11 rumah tertimpa longsor di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Ini setelah di lokasi diguyur hujan cukup deras di lokasi. Sehingga tebing yang berada di dekat rumah warga longsor. Tidak ada korban jiwa dalam longsor kali ini. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sedikitnya 11 rumah tertimpa longsor di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Ini setelah di lokasi diguyur hujan cukup deras di lokasi. Sehingga tebing yang berada di dekat rumah warga longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam longsor kali ini. 

“Tidak ada korban jiwa, untuk yang longsor pun tidak ada yang rusak total rumahnya,” ungkap Kapolsek Sambit, AKP Baderi, Sabtu (17/5/2025).

Mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo ini menjelaskan bahwa laporan awal ada 10 rumah.

Baca juga: Bencana Banjir dan Longsor Terjang Kecamatan Mojo Kediri, 1 Warga Dilaporkan Hilang Terseret Arus

Namun setelah dicek ada 11 rumah yang tertimpa longsor.

Menurut AKP Baderi bahwa 11 rumah yang terkena longsor tidak dalam satu tempat. 11 rumah itu terbagi pada dua dusun dalam satu desa.

Dia menjelaskan ketika di lokasi, bahwa 11 rumah itu memang terletak di dekat tebing.

Baca juga: Jalur Alternatif Perintis Bus Damri Ponorogo-Trenggalek Ambles, Tak Bisa Dilintasi Roda 4

“Semuanya rata-rata longsor tebing yang ada di samping rumahnya itu longsor bagian tembok juga dapur. Juga sebagian rumah bagian depan,” urainya.

AKP Baderi menjelaskan sebelum longsor, hujan lebat mengguyur lokasi. TIdak hanya hujan lebat, tetapi juga intesitas hujan cukup lama.

“Deras dengan durasi cukup panjang. Sekitar 2 jam. Tanah labil, warga tidak ada selokan di halaman sehingga airnya meresap langsung dan jadi longsor,” terangnya.

Baca juga: Hujan Bakal Landa Sejumlah Daerah Jatim Besok Jumat, 16 Mei 2025, Mulai Dini Hari hingga Sore

AKP Baderi juga sudah meminta warga membuat selokan. Tujuannya bisa untuk resapan air hujan.

“Kejadian itu kemarin malam tidak dalam satu waktu. Antara pukul 18.00  wib sampai malam Tidak satu waktu. Hujan juga semalaman bahkan tadi pagi hujan juga,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved