Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Kisah Kakek Asep Jalan 20 Kilometer Pikul 40 Kg Bambu, Jual Air Lahang Segelas Rp5 Ribu: Nikmati Aja

Kakek Asep berjalan 20 kilometer memikul 40 kilogram bambu berisi air lahang. Kisahnya menginspirasi.

Editor: Olga Mardianita
Kompas.com/Achmad Saepulloh
PENJUAL AIR LAHANG - Kakek Asep setiap hari jalan jauh memikul 40 kg bambu demi berjualan air lahang. Dia menjual minuman tradisional itu seharga Rp5 ribu per gelas. 

TRIBUNJATIM.COM - Kisah Kakek Asep penjual air lahang menginspirasi.

Demi menghidupi keluarganya, dia setiap hari jalan jauh hingga 20 kilometer.

Tak hanya itu, bahunya memikul bambu berisi air lahang seberat 40 kilogram.

Meski begitu, Kakek Asep mengaku tak capek.

Hal tersebut diakuinya saat ditemui di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Baca juga: Kakek Viral Teriak Teroris ke Penumpang Halte TransJakarta, Kini Minta Maaf: Belum Makan dari Pagi

Dia sudah melakoni hal tersebut sejak 2001.

“Sejak tahun 2001 saya mulai jualan air lahang ini, kini saya jual dengan harga Rp 5.000 satu gelas,” kata Asep saat ditemui Kompas.com, Rabu (11/6/2025) siang.

Air lahang disimpan dalam bambu besar yang dipikul dengan tongkat. Benda itu tidak bisa digeletakkan sembarangan karena mudah terguling.

Sambil berdiri tegap di bawah terik matahari, Asep menanti pembeli datang menghampirinya.

Setiap pagi, Asep berangkat dari rumahnya di Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Ia menapaki jalan sejauh 20 kilometer menyusuri pasar, area pertokoan, hingga tempat olahraga seperti Lapang Merdeka.

“Sehari bisa dapat Rp 150 ribu, tapi kan beli lahangnya ini Rp 50 ribu satu jerigen, bersih bawa uang ke rumah mah Rp 100 ribu,” lanjut Asep.

Baca juga: Rumah Kakek di Madiun Ludes Dilalap Si Jago Merah, 5 Ekor Kambing Terpanggang, Lupa Matikan Kompor

Meski harus mengangkut beban berat dan menempuh perjalanan jauh, Asep tak pernah mengeluh.

Ia menjalani pekerjaannya dengan semangat yang tak surut demi menafkahi anak dan istrinya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved