Sudah Temui Pedagang, Dewan Dorong Percepatan Rencana Meramaikan Pasar Bareng Malang
Sudah temui para pedagang, dewan mendorong percepatan rencana meramaikan Pasar Bareng Malang dengan hadirkan konsep kuliner tematik.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang tengah mewacanakan meramaikan kembali Pasar Bareng Malang menjadi destinasi wisata kuliner yang menyajikan makanan khas Nusantara hingga Timur Tengah.
Inisiatif ini didukung oleh anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, yang juga merupakan warga Kelurahan Bareng.
Arief mengaku telah bertemu paguyuban pasar sekitar dua pekan lalu.
Pertemuan itu juga berbicara mengenai rencana meramaikan kembali Pasar Bareng dengan cara menjadikannya tujuan wisata kuliner.
Arief juga mengaku bertemu Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang untuk melakukan pembicaraan informal mengenai masa depan Pasar Bareng.
Gagasan awal adalah menghidupkan kembali pasar yang kini mulai sepi lantaran kalah bersaing dengan toko modern dan platform belanja daring.
“Pasar Bareng itu sebenarnya masih baik. Hanya perlu diramaikan lagi. Rencananya akan dihidupkan lewat konsep wisata kuliner. Lantai tiga akan dimanfaatkan untuk kuliner khas Nusantara dan Timur Tengah,” ujar Arief, Jumat (13/6/2025).
Soal ide menghadirkan kuliner khas Timur Tengah di lantai tiga, Arief menyebut hal itu bukanlah masalah, justru bisa menjadi nilai jual yang unik.
“Di Jakarta ada kawasan makanan khusus Timur Tengah dan ramai. Jadi kenapa tidak kita coba di Malang? Ini bentuk inovasi dan diversifikasi,” tuturnya.
Tidak hanya lantai tiga, Arief juga mendorong agar lantai dasar yang selama ini masih banyak ruang kosong, bisa difungsikan untuk penjualan buah atau makanan khas yang menarik minat pengunjung.
Ia mengaku sudah mensosialisasikan ide ini kepada para pedagang dan paguyuban di Pasar Bareng.
Baca juga: Tanggapan Pedagang Soal Rencana Ubah Pasar Bareng Malang Jadi Tujuan Kuliner Nusantara
“Saya sudah ngobrol dua minggu lalu dengan teman-teman pedagang. Mereka antusias dan setuju dengan konsep ini. Apalagi konsep wisata kuliner seperti ini terbukti menarik minat di kota-kota lain,” ungkapnya.
Menurut Arief, kondisi Pasar Bareng saat ini dinilai kalah bersaing karena fasilitas yang kurang memadai.
Ia menyoroti sanitasi yang buruk, kios yang tidak tertata rapi, serta belum adanya pembaruan konsep dagang yang menyesuaikan tren pasar.
Malang
Pasar Bareng
Arief Wahyudi
Wahyu Hidayat
Jalan Ijen
TribunJatim.com
berita Kota Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Hasil PSBS Biak vs Persik Kediri 1-2, Macan Putih Raih Kemenangan Perdana |
![]() |
---|
Ribuan Ojol Aksi Solidaritas untuk Affan di depan Mapolres Jember, Minta Kapolri Dicopot |
![]() |
---|
'Makassar Menyala,' Kantor DPRD Dikepung Api, Wali Kota Munafri Dievakuasi |
![]() |
---|
Dua Karakter Mortal Kombat Hadir di Tribun Ultras Smansa |
![]() |
---|
Kembali Meriahkan GIIAS Surabaya 2025, Vinfast Luncurkan VF 7 di Jatim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.