Rencana TransJatim Koridor Malang Raya, Anggota Dewan Jatim Ingatkan Persiapan dan Kajian Matang
Rencana pemerintah provinsi Jawa Timur untuk ekspansi Bus TransJatim di Wilayah Malang Raya, harus diikuti dengan persiapan yang matang
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rencana pemerintah provinsi Jawa Timur untuk ekspansi Bus TransJatim di Wilayah Malang Raya, harus diikuti dengan persiapan matang.
Bahkan, DPRD Jatim meminta agar rencana tersebut dikaji serius agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Misalnya, dari sisi lalu lintas maupun sosial masyarakat khususnya para pengemudi angkot. "Rencana Trans Jatim di Malang Raya saya pikir perlu dikaji secara serius, jangan sampai justru menambah derajat kemacetan di Malang,” kata anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas, Senin (16/6/2025).
Koridor Malang Raya, rencananya memang akan diluncurkan pada tahun ini. Rute ini akan melengkapi sejumlah koridor TransJatim yang saat ini sudah beroperasi. Yakni, koridor I (Sidoarjo-Surabaya-Gresik), koridor II (Mojokerto-Surabaya).
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim saat Buka Musda VI DKJT : Budaya Harus Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Lalu, koridor III (Mojokerto-Gresik), koridor IV (Gresik-Lamongan), koridor V (Surabaya-Bangkalan) dan Trans Jatim Koridor VI dengan rute Mojokerto - Sidoarjo. Sebagaimana wacana, trayek Trans Jatim Malang Raya nantinya akan melintasi tengah Kota Malang.
Puguh merespons rencana itu dengan harapan agar nantinya tidak menimbulkan kepadatan kendaraan. Sebab, kondisi jalan di Malang Kota relatif sempit dan padat kendaraan pribadi maupun angkutan umum konvensional lainnya.
Sehingga, legislator dapil Malang Raya ini meminta agar kajian TransJatim disana tidak menimbulkan kemacetan. Soal lain yang disoroti adalah potensi tergesernya moda transportasi mikrolet atau angkot yang telah menjadi andalan warga Malang selama bertahun-tahun.
Baca juga: Pengakuan Blak-Blakan Kusnadi usai Dikabarkan Hilang, Eks Ketua DPRD Jatim ini Singgung Obat: Ikut
Dampak sosial semacam itu, diminta agar turut dipikirkan dengan matang. Sebagai solusi, Puguh menyarankan agar layanan Trans Jatim nantinya difokuskan menjadi penghubung antara Kota Malang dan wilayah-wilayah selatan yang selama ini belum terlayani dengan baik oleh transportasi umum.
"Kalau konsepnya melingkar seperti itu, ini akan jauh lebih menarik. Bisa jadi alternatif transportasi menuju kawasan wisata seperti Pantai Selatan dan pintu masuk Bromo dari arah Malang, tanpa memperparah kemacetan di dalam kota,” jelasnya.
bus Transjatim
persiapan matang
dikaji serius
Trans Jatim
DPRD Jatim
Puguh Wiji Pamungkas
Malang Raya
Pemprov Jatim
TribunJatim.com
Mahasiswa Geruduk DPRD Bondowoso, Massa Terlibat Aksi Saling Dorong |
![]() |
---|
PKB Jombang Gelar Mujahadah dan Sholawat, Memohon Keselamatan dan Kedamaian Bangsa Indonesia |
![]() |
---|
Polres Bojonegoro Gandeng Perguruan Silat untuk Ciptakan Kondusivitas Wilayah |
![]() |
---|
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Ajak Warga Tingkatkan Partisipasi Bangun Lingkungan Sekitar |
![]() |
---|
Pasca Pembakaran Gedung Grahadi, TNI Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.