Bantuan Rumah Bibit Cabai di Kediri Bantu Petani Tekan Risiko Gagal Panen

Untuk menekan risiko gagal panen dan mendukung budidaya pertanian yang berkelanjutan, para petani cabai di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung

Tayang:
Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
RUMAH BIBIT - Untuk menekan risiko gagal panen dan mendukung budidaya pertanian yang berkelanjutan, para petani cabai di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri kini memanfaatkan fasilitas rumah bibit 

Menurutnya, fasilitas ini bisa menjadi tonggak penting dalam membangun sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan, khususnya di sektor hortikultura seperti cabai yang rentan terhadap perubahan cuaca dan serangan hama.

Salah satu keunggulan dari rumah bibit ini adalah kemampuannya
Salah satu keunggulan dari rumah bibit ini adalah kemampuannya menyediakan lingkungan tumbuh yang terkontrol.  Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya dapat diatur sesuai kebutuhan bibit, sehingga pertumbuhannya lebih optimal.

"Dengan adanya rumah bibit, petani bisa mengurangi risiko gagal panen karena bisa memulai dari bibit yang benar-benar sehat dan terkontrol," ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap model seperti ini bisa direplikasi di wilayah lain yang memiliki komoditas unggulan serupa. Dengan begitu, ketahanan pangan daerah bisa diperkuat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Jika bibitnya bagus, tentu produksi cabai juga akan melimpah. Ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan pasokan di pasar," tambahnya.

Rumah bibit tidak hanya menyediakan bibit, tetapi juga edukasi bagi petani untuk mengenal teknik budidaya cabai yang tepat sejak awal. Ini menjadi bekal penting dalam membangun pertanian cabai yang berorientasi jangka panjang.

Kesuksesan program Rumah Bibit menjadi bukti nyata komitmen Bank Indonesia dalam menjaga keberlanjutan produksi cabai di wilayah Kediri sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, dikarenakan cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi terbesar di Kediri dan Jawa Timur.

Dengan hadirnya Rumah Bibit, petani akan mendapatkan akses yang lebih mudah untuk mendapat benih yang berkualitas untuk
menghasilkan produk cabai dengan kualitas, kontinuitas, dan kapasitas yang terjamin untuk tercapainya stabilitas harga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved