Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ortu Protes Daftar PPDB Jam 12 Malam Belum Diverifikasi Malah Diserobot Pendaftar Baru, Dinas: Sabar

Wali murid mencurahkan keluhannya mengenai antrean verifikasi PPDB. Sudah daftar awal tapi belum diverifikasi, namun pendaftar baru justru sudah.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
BELUM DIVERIFIKASI - Ilustrasi orangtua siswa buka situs PPDB online. Seorang wali murid di Banyumas mengeluhkan antrean verifikasi PPDB 2025. Ia daftar tengah malam tak kunjung diverifikasi, namun pendaftar baru malah sudah mendapat verifikasi, Selasa (24/6/2025). 

Emi mengatakan, di seputar sekolah itu memang minim anak usia sekolah karena anak-anak sudah bukan usai sekolah dasar lagi.

"Banyak orang tua sekitar sekolah dan fasilitas sekolah minim bisa dilihat sendiri," tambah Emi.

Emi mengatakan, salah satu bangunan sekolah tetap berbentuk lama karena ada bangunan cagar budaya yang tidak boleh direnovasi, walaupun masih layak yakni gedung kelas semi permanen.

Kemudian bangunan dua lantai, bisa dilihat fasilitas seadanya.

Sebab di sudut plafon terlihat sudah bolong dan atap seng juga sudah lepas di ujungnya.

Dia berharap dinas terkait bisa membantu merenovasi sekolah agar diminati masyarakat.

Namun dia juga sadar jika sekolah ingin direnovasi juga harus sesuai aturan dan juknisnya yakni salah satunya minat siswa sekolah.

Minat siswa yang akan sekolah harus banyak.

Sebelumnya, Lidya salah satu alumni sekolah itu mengatakan, dulu dia sekolah di sekolah itu tahun 2017 lalu dan masih jadi favorit.

Sebab dia sendiri rumahnya di dekat sekolah itu sehingga lebih memilih sekolah itu karena tidak jauh pulang dan pergi.

"Dulu sekolahnya bagus, banyak yang sekolah di sana dan kualitasnya juga bagus, sayang kalau sekarang sepi peminatnya," ujarnya.

Sekolah tersebut terdiri dari dua bangunan utama yakni bangunan permanen dua lantai dan bangunan semi permanen atau kelas kayu.

Berada di pinggir Jalan Kapten Cek Syeh sekolah itu letaknya berdekatan dengan sekolah SDN 138 yang hanya berjarak 500 meter dari sekolah tersebut.

Salah satu guru di sekolah tersebut berharap kelas tetap berjalan tahun ini.

Serta siswa bisa bertambah jumlah sehingga bisa berjalan kelas seperti tahun-tahun sebelumnya.

Padahal kuota penerimaan siswa baru 84 siswa.

Namun hanya ujungnya saja yang mendaftar.

Angka ini lebih sedikit dibanding tahun lalu, tahun lalu 20 siswa yang mendaftar di sekolah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Palembang Adrianus Amri tidak menjawab saat dikonfirmasi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved