Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Menhub Malah Absen saat DPR RI Bahas Nasib Pengemudi Ojol, Bikin Kecewa, Komisi V: Bak Tak Didengar

Rapat yang dijadwalkan membahas nasib pengemudi ojol (ojek online) itu kembali tak dihadiri Menhub Dudy, dan dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian

Editor: Torik Aqua
Tribunnews.com/Chaerul Umam
ABSEN - Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi V DPR RI pada Rabu (21/5/2025). Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi absen saat Komisi V DPR RI rapat membahas nasib ojol. 

TRIBUNJATIM.COM - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi absen ketika DPR RI membahas soal nasib pengemudi ojol (ojek online).

Pembahasan itu dilakukan saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, pada Senin (30/6/2025) 

Tidak hadirnya Dudy Purwagandhi kini mendapatkan sorotan.

Rapat yang dijadwalkan membahas nasib pengemudi ojol (ojek online) itu kembali tak dihadiri Menhub Dudy, dan dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap suara rakyat kecil.

Baca juga: Sosialisasi Program MBG di Sidoarjo, Anggota DPR RI dan BGN Dorong Kemampuan Berpikir Masyarakat

Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka dalam rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ia menyebut, ini adalah kali kedua Menhub mangkir dari agenda penting yang menyangkut kelangsungan hidup para pengemudi ojol.

"Karena suara kami ini seperti tidak didengar. Suara rakyat wong cilik yang menjadi ojol ini seperti enggak didengar. Pada pertemuan yang lalu Pak Menteri berhalangan hadir, hari ini berhalangan hadir lagi," ujar Sofwan dengan nada geram.

Sofwan menekankan bahwa pemerintah dan DPR semestinya hadir sebagai penyeimbang kekuasaan dan berpihak pada rakyat, bukan justru menguatkan pihak aplikator yang menurutnya sudah cukup kuat secara ekonomi dan akses.

“Bukan memperkuat pemodal. Pemodal kan sudah kuat. Enggak usah diperkuat oleh Komisi V, oleh DPR. Mereka sudah kuat, Pak,” ucap legislator dari Fraksi PDIP tersebut.

Ia meminta semua pihak, khususnya pemerintah, untuk memiliki empati dan keberpihakan yang nyata terhadap para pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojol yang hidupnya bergantung dari penghasilan harian di jalanan.

“Kita semua yang ada di ruangan ini mungkin sudah cukup isi rekeningnya untuk bertahan hidup. Gimana dengan teman-teman kita yang hidup di jalan itu, Pak?” katanya.

"Adilkah kita mendiamkan ini semua? Pancasila-kah kita? Sudahkah kita berpancasila melihat ketidakadilan terjadi dan kita diam?" lanjutnya dengan nada retoris.

Ketidakhadiran Menhub Dudy dijelaskan oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana.

Ia menyampaikan bahwa Menteri Dudy sedang menjalani agenda bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Namun, tak ada penjelasan lebih lanjut terkait detail agenda tersebut.

“Izinkan pertama kali menyampaikan salam hormat dan maaf dari bapak Menteri, karena tidak bisa hadir karena ada kegiatan dengan bapak Presiden di Istana,” kata Suntana di hadapan anggota dewan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved