Berita Viral
Mertua Usir Menantu usai Gadaikan Motornya Rp 8 Juta, KDRT Baru Terungkap, Paman: Suaminya Anak Mama
Tengah viral di media sosial video mertua usir menantu tanpa beri uang sepeser pun. Peristiwa ini terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Tengah viral di media sosial video mertua usir menantu tanpa beri uang sepeser pun.
Peristiwa ini terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan pada 2 Juli 2025.
Melalui laman Facebook-nya, akun bernama Badar Algazali, paman si menantu mengungkap kronologi kejadian.
Diungkap Badar dalam postingannya, awalnya seorang menantu sedang berada di rumah keluarganya mendadak dipanggil pulang oleh mertuanya.
Dihubungi sang mertua, wanita tersebut langsung bergegas pulang ke rumah.
Alangkah terkejutnya sang wanita saat melihat kain bungkusan besar di depan pintu rumah.
Ternyata bungkusan tersebut berisi baju-baju miliknya.
Sang mertua langsung mengusir wanita tersebut seraya membawa seluruh pakaian sang menantu.
"Kamar sudah terkunci. Tidak dibiarkan menginjak rumahnya bahkan diharamkan. Diusir tanpa uang sepeser pun," ungkap Badar, melansir dari TribunBogor pada Jumat (4/7/2025).
Tak cuma itu, Badar juga mengurai kelakuan jahat sang mertua lainnya.
Selain tidak diberikan uang, menantu juga tidak diberikan sepeda motor miliknya.
Ternyata BPKB motor milik sang wanita sudah digadaikan sebanyak Rp8 juta.
Baca juga: Nurdiana Pengantin Wanita Ngaku Gadis Ternyata Janda Langsung Ditalak Cerai Suami, Mertua Ngamuk
Diungkap sang mertua, uang gadai motor itu dipakai oleh suami dari si wanita.
Kepiluan menantu itu pun semakin bertambah saat sadar bahwa ia tidak diberikan hartanya sama sekali kala diusir.
Diungkap Badar, uang hasil pekerjaan suami istri itu dipegang oleh mertuanya.
Bahkan emas pribadi dan mas kawin pernikahan senilai Rp80 juta juga dikuasai mertua.
"Hasil kerja berdua tak sepeser pun didapat. Ada motor yang diambil itu pun digadai," pungkas Badar.
Melihat sang wanita diusir dari rumah mertua, keluarganya pun pilu.
Sambil merekam, Badar menguatkan wanita tersebut yang merupakan keponakannya.
"Sabar ponakan, insya Allah ada lebih baik. Sabar, masya Allah," ujar Badar dalam video viral.
Baca juga: Diusir Mertua, Wanita Diasingkan dari Negara Sendiri bareng Anak, 9 Tahun Diterima Baik di Tanah Air
Kasus yang terjadi dua hari lalu itu belakangan viral di media sosial.
Publik dibuat penasaran dengan respon suami dari wanita yang diusir tersebut.
Diungkap Badar, ternyata suami ponakannya itu berkelakuan jahat juga seperti orangtuanya.
Badar bercerita bahwa ponakannya ternyata selama ini jadi korban KDRT oleh suami.
Gara-gara kasus pengusiran tersebut, keluarga baru tahu bahwa wanita berinisial S itu selama ini hidup tersiksa.
"(Suami korban) anak mama nyumpet di ketek ikut arahan mama tdk hnya diusir sdh lama dikdrt tpi si istri tidak pernah cerita," kata Badar dalam kolom komentar unggahannya.
Atas video viral mertua usir menantu itu, netizen ramai berkomentar.
Netizen kesal dengan sikap suami wanita tersebut karena tak pasang badan membela istrinya.
"Suami dan mertua Seperti ini harus di ganti.
Apa gunanya suami kalau tidak bisa bela istrinya.
Setelah menikah laki2 itu harus dahulukan kewajiban baru bakti.
Seorang suami harus tunaikan kewajiban kepada istrinya baru berbakti kepada kedua orang tuanya.Laki2 harus faham ini.
Jangan taunya nikah saja,"
"Mana suaminya?? Tega sekali semoga tua nanti di perlakukan bgt jg SM menantunya nanti,"
"Kenapa suaminya na lihatji istrinya di usir seharusnya dia jadi garda terdepan bela istrinya,"
Berita Lain
Beginilah kisah panjang kehidupan seorang wanita bersama anaknya yang diusir oleh majikan.
Diusir oleh mertuanya, wanita satu ini dideportasi kembali ke asalnya, Indonesia.
Perjalanan panjang harus ditempuh wanita 41 tahun bersama anaknya yang kini duduk di bangku kelas 3 menuju kelas 4 tingkat sekolah dasar (SD).
Dia adalah Chen Shih Tsuan atau kesehariannya akrab disapa Chen-chen.
Selama sekira sembilan tahun ini dia harus menetap di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) lantaran permasalahan hidupnya yang penuh liku.
Baca juga: Viral Menantu Selingkuh dengan Mertua hingga Hamil, Istri Sah Kini Jadi Anak Tiri, Kades Kuak Fakta
Kehidupan wanita asal Medan Sumatera Utara ini berubah penuh masalah di Taiwan pasca ditinggal suaminya karena meninggal.
Sang mertua 'mengusirnya' dan kedua anaknya diminta paksa.
Selang beberapa tahun kemudian dia bertemu dengan pria lain asal Tegal.
Lagi-lagi, Chen-chen yang saat itu hamil pun kena apes karena kekasihnya enggan menikahinya.
Dari situlah dia kemudian 'diasingkan' dan terpaksa tinggal di Rudenim Semarang, yang sebelumnya sempat juga dari Tegal dibawa ke Kantor Imigrasi Malang, Jawa Timur.
Kini, secercah harapan datang bagi Chen-chen.
Dia akan menatap hidup yang diidam-idamkannya bersama sang anak.
Baca juga: Menantu Selingkuh dengan Ibu Mertua hingga Menikah, Istri Merana sang Mantan Suami Jadi Ayah Tirinya
Ya, kini senyum terpancar jelas di wajah Chen Shih Tsuan (41) dan anaknya bernama Ijal (9), seolah satu masalahnya mulai mendapatkan jalan keluar.
Perempuan yang akrab disapa Chen-chen ini kembali menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena sebelumnya sempat menjadi warga negara Taiwan.
Chen-chen juga kembali menggunakan nama lamanya yakni Magdalena.
Namun orang-orang sudah terbiasa memanggil dirinya dengan nama Chen-chen.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
mertua usir menantu tanpa beri uang
Sulawesi Selatan
KDRT
viral di media sosial
TribunJatim.com
Tribun Jatim
Baru Sadar, Pedagang Layani Transaksi Rp 350.000 Padahal Penipu Cuma Transfer Rp 350 |
![]() |
---|
Melihat Rumah Mewah Bos Minyak Riza Chalid yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Pertamina |
![]() |
---|
Hukuman untuk Polisi Lempar Helm ke Siswa SMK hingga Koma, Keluarga Korban: Beri Bingkisan untuk Apa |
![]() |
---|
Ulah Bocah Gondol Mobil Polisi Berisi Senjata Api Lalu Kabur ke Hutan, Sempat Buron |
![]() |
---|
Imbas Kasus Keracunan Massal MBG, Sejumlah Guru Tak Mau Cicipi Makanan Meski sudah Diperintah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.