Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Okupansi Hotel Kota Batu Tak Sampai 80 Persen, Meski Ada Porprov Jatim dan Libur Sekolah

Okupansi hotel di Kota Batu dalam gelaran Porprov Jatim dan musim liburan ternyata belum memberikan nilai lebih. 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Dya Ayu
TAK MENJAMIN - ilustrasi, Okupansi hotel di Kota Batu dalam gelaran Porprov Jatim dan musim liburan ternyata belum memberikan nilai lebih. Libur sekolah dan momen Porprov Jatim 2025 ternyata tak menjamin okupansi hotel di Kota Batu akan terisi maksimal. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM.COM, BATU - Okupansi hotel di Kota Batu dalam gelaran Porprov Jatim dan musim liburan ternyata belum memberikan nilai lebih. 

Libur sekolah dan momen Porprov Jatim 2025 ternyata tak menjamin okupansi hotel di Kota Batu akan terisi maksimal.

Hal ini diungkap Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi, okupansi hotel saat ‘weekday’ di momen libur lebaran dan Porprov Jatim 2025 hanya terisi 45 persen.

“Hari biasa tingkat okupansi hotel ada diangka 45 persen di libur sekolah ini,” kata Sujud Hariadi, Jumat (4/7/2025).

Meski tak sampai 50 persen, diakui Sujud ada peningkatan cukup signifikan di momen libur sekolah, Porprov dan weekend sebelum-sebelumnya. 

Baca juga: Hujan Deras, Bundaran Pintu Masuk Taman Rekreasi Selecta Batu Dilanda Banjir Air Bercampur Lumpur

“Libur sekolah alhamdulillah ada peningkatan. Di long weekend lalu tembus 75 persen untuk rerata okupansi hotel di Batu. Itu kombinasi faktor Porprov, long weekend dan libur sekolah,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto menuturkan okupansi hotel di Kota Batu pada momen libur sekolah dan momen Porprov Jatim mengalami peningkatan, karena biasanya okupansi hotel rata-rata di Kota Batu ketika tidak momen libur sekolah dan tidak ada Porprov berada dibawah angka 11 persen.

Baca juga: Kunjungan Wisata dan Okupansi Hotel Di Batu Turun 40 persen Dibanding Tahun Lalu, Perekonomian Lesu

“Okupansi hari biasa cenderung rendah karena masyarakat lebih memilih hanya datang ke Batu tanpa menginap. Selain itu ketika menginap masyarakat cenderung memilih menyewa vila atau guest house yang harganya lebih murah dibanding hotel,” ujar Onny Ardianto.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved