Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Kontoversi Ade Armando Jadi Komisaris PLN, Pernah Polisikan Prabowo Hingga Sebut Hadis Tidak Suci

Kabar Ade Armando menjadi komisaris itu beredar luas dan menjadi sorotan di media sosial. Deretan kontroversinya disorot.

Editor: Torik Aqua
Instagram Ade Armando
KONTROVERSI - Politikus PSI, Ade Armando disorot setelah ditunjuk menjadi komisaris PT PLN NP. Simak deretan kontroversinya. 

TRIBUNJATIM.COM - Deretan kontroversi yang pernah dilakukan oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando.

Ade Armando kini ditunjuk menjadi Komisaris PLN Nusantara Power (PLN NP).

Kabar Ade Armando menjadi komisaris itu beredar luas dan menjadi sorotan di media sosial.

Hingga akhirnya, kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Ade Armando.

Baca juga: Denny Cagur Tiba-tiba Kritisi Program Barak Militer Dedi Mulyadi, Ade Armando Curigai Titipan PDIP

 

"Benar (jadi komisaris PLN NP). Kamis serah terima jabatan," katanya, dikutip dari Kompas.com.

Lantas apa saja sederet kontroversi Ade Armando?

1. Penistaan Agama, Sebut Allah Bukan Orang Arab

Pada 2016 lalu, Ade Armando dilaporkan oleh Johan Khan ke Polda Metro Jaya.

Pada 25 Januari 2017, Ade Armando ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama.

Johan Khan mempermasalahkan cuitan Ade dalam akun Facebook dan X (dulu Twitter) @adearmando1.

"Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues."

2. Dilaporkan Ulama atas Dugaan Ujaran Kebencian

Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar dan Michael serta salah seorang murid pengajian Rizieq Shihab, Ratih Puspa Nusanti melaporkan Ade ke Bareskrim Polri pada 28 Desember 2017.

Ade dilaporkan atas unggahan foto berisi para ulama termasuk Rizieq Shihab yang mengenakan atribut natal dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian terkait SARA.

Ade menjelaskan, dalam unggahannya itu dia telah mencantumkan keterangan bahwa foto itu hoaks.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved