Kapal Penumpang Tenggelam di Selat Bali
Sugihartini Bertahan Menanti di Ketapang Banyuwangi, Tunggu Kabar Keluarganya yang Hilang
Penantian keluarga korban yang dilaporkan hilang dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Penantian keluarga korban yang dilaporkan hilang dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Sugihariani, keluarga korban kapal Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali rela menginap di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.
Perempuan asal Dusun Kunir Desa/Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi sejak, Kamis pagi (3/7/2025) di pelabuhan tersebut menanti kabar anggota keluarganya yang sampai sekarang belum ditemukan.
Mengingat, dua keponakannya bernama Novan Hadiyansyah dan Nawal serta sepupu iparnya bernama Ahmad Wahyudi.
Mereka merupakan penumpang kapal tersebut namun hingga kini belum ada kabarnya sejak kecelakaan laut berlangsung.
Baca juga: Persiapan 19 Penyelam, Sebelum Mulai Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Bawah Laut Selat Bali
Perempuan berhijab ini sudah dua malam tidur di tempat penampuang khusus yang disediakan Basarnas bersama puluhan keluarga korban lain yang melakukan hal serupa, Sabtu (5/7/2025).
Selama berada di Pelabuhan Ketapang, Ribu ditemani oleh dua anak dan sepupunya, yang juga menunggu kabar pencarian anggota keluarganya tersebut.
Sugihariani mengungkapkan hingga kini belum ada laporan dari Tim SAR, terkait keberadaan sepupu ipar dan juga keponakannya tersebut.
Baca juga: Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Hari Keempat, Gelombang Ombak Capai 2 meter
"Belum ada kabar sama sekali," katanya.
Namun, dia mengaku tetap bertahan dan optimis korban akan segera ditemukan. Karena tas dua keponakannya tersebut telah ketemu.
"Kemarin itu ada dua tas dan tasnya itu kok sama persis dengan punya keponakan saya. Jadi ada tanda-tanda lah walupun belum dipastikan," kata Rini.
Baca juga: Wapres Gibran Datangi Posko Terpadu KMP Tunu Pratama Jaya Banyuwangi, Temui Keluarga Korban
Rini menjelaskan, keponakan berangkat ke Pulau Bali hendak merayakan liburan sekolah di rumah ayah mereka, keduanya berangkat mengunakan kapal yang tenggelam itu.
"Sementara sepupu ipar saya mau kerja proyek di Bali," ucapnya.
Rini mengaku belum sempat melakukan komunikasi terakhir dengan dua keponakannya, sebab jarang berinteraksi lewat smartphone saat dirumah.
Baca juga: Kisah Kades di Banyuwangi Kerahkan Belasan Perahu Cari Anaknya dalam Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
RunningNews
TribunBreakingNews
Kapal Penumpang Tenggelam di Selat Bali
Pelabuhan Ketapang
berita Banyuwangi terkini
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Semalam Mendekam di Lapas Banyuwangi, Tersangka Kasus KMP Tunu Pratama Jaya Kini Jadi Tahanan Kota |
|
|---|
| Operator KMP Tunu Pratama Jaya Sebut Jumlah Penumpang 84 Orang, Lebih Banyak dari Data Manifes |
|
|---|
| Santunan Korban Hilang Tak Masuk Data Manifes KMP Tunu Pratama Jaya Bisa Diberikan, Ini Syaratnya |
|
|---|
| 2 Jenazah Terakhir Korban KMP Tunu Pratama Jaya: Ada Warga Jember dan Satu Dimakamkan sebagai Mr X |
|
|---|
| Hasil Tes DNA Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, 2 Jenazah Teridentifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/penantian-keluarga-korban-kmp.jpg)