Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ketua RT Kaget, Mas Pelayaran Baru Sampai Rumah, Malamnya Geger dengan Driver ShopeeFood

TTW yang bekerja sebagai pegawai Bea Cukai di luar Pulau Jawa juga sedang mengambil cuti untuk menemui keluarganya di Sleman. Bukan pelayaran.

Editor: Torik Aqua
Kolase Kompas.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA dan Tribun Jogja
Ketua RT 03, Bantulan, Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Nur Salim saat menunjukan kondisi rumah T usai digeruduk oleh driver online pengantar makanan. TTW yang mengaku mas pelayaran kini menjadi tersangka, padahal baru pulang ke rumah. 

TRIBUNJATIM.COM - Ketua RT kaget dengan kondisi wilayahnya yang mendadak ramai.

Ternyata keramaian itu dipicu oleh warganya bernama alias Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (TTW).

Sebelumnya, TTW mengaku sebagai seorang yang bekerja di pelayaran sehingga cekcok dengan driver ojek online pengantar makanan.

Ketua RT 3 Bantulan, Nur Salim, mengaku kaget saat kerumunan ratusan driver ojek online datang di wilayahnya pada Kamis malam (3/7/2025).

Baca juga: Sosok Penganiaya Driver Ojol Bukan Pelayaran Tapi Pegawai Bea Cukai, Pengakuan Ketua RT Beri Fakta

Mereka mendatangi rumah keluarga Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (TTW) untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan penganiayaan terhadap pasangan driver ShopeeFood.

“Baru pulang siang, malamnya sudah geger,” ujar Nur Salim saat ditemui TribunJogja.com, Sabtu (5/7/2025). 

Salim menjelaskan, ayah TTW baru saja pulang dari ibadah haji, sehingga keluarga besar sedang berkumpul di rumah.

TTW yang bekerja sebagai pegawai Bea Cukai di luar Pulau Jawa juga sedang mengambil cuti untuk menemui keluarganya di Sleman.

Namun belum sehari berada di kampung halaman, TTW justru terseret dalam insiden penganiayaan yang berbuntut panjang.

Viral sebagai 'Mas-mas Pelayaran', Ternyata Pegawai Bea Cukai

Sosok TTW menjadi sorotan setelah videonya viral dan ia memperkenalkan diri sebagai “mas-mas pelayaran”.

Namun, pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa TTW bukan lulusan sekolah pelayaran.

"Untuk TTW ini bukan dari pelayaran ya atau sekolah pelayaran. Cuma yang bersangkutan kerja di perusahaan sebagai staf admin pelabuhan Fatufia Morowali, Sulawesi Tengah," kata Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan, di Mapolresta Sleman, Senin (7/7/2025).

TTW merupakan lulusan Sarjana Akuntansi dari sebuah universitas di Yogyakarta

Menurut Agha, istilah “pelayaran” yang digunakan TTW saat cekcok dengan korban bertujuan untuk menggambarkan dirinya sebagai orang yang disiplin.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved