Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kecelakaan di Surabaya

Diduga Sopir Ngantuk, Truk Boks Muat Susu Terguling di Surabaya, Arus Lalu Lintas Sempat Macet

Diduga karena  kelelahan, Abdul Mukti mengalami kecelakaan di Jalan Raya Dupak, Kamis (10/7/2025).

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
DIANGKAT DENGAN CRANE - Tim Damkar mengevakuasi truk boks pengangkut susu bubuk anak terguling di jalur cepat Jalan Raya Dupak, Surabaya. Akibat kecelakaan tersebut jalanan sempat macet. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Diduga karena  kelelahan, Abdul Mukti mengalami kecelakaan di Jalan Raya Dupak, Kamis (10/7/2025).

Truk boks bernomor polisi B 9131 UCF terguling di lajur cepat saat sedang dikemudikan. Sampai-sampai, kendaraan niaga itu dievakuasi tim dari Damkar.

Evakuasi truk boks muat susu bubuk anak dengan memakan waktu sekitar 1,5 jam itu sempat mengakibatkan jalanan padat merayap.

Mulanya muatan terlebih dahulu dipindahkan ke armada  truk lain milik perusahaan. Setelah kosong, baru selanjutnya diangkat dengan hati-hati menggunakan crane milik Damkar.

Baca juga: Penemuan Jasad di Parit Persawahan Kediri Gegerkan Warga, Korban Diduga Tewas Kecelakaan

Insiden truk boks terguling itu tergambar dari kerusakan yang terlihat di bodi sisi kiri truk yang ringsek dan  meninggalkan sejumlah bekas goresan. Dua pintu boks rusak. 

Selain itu, di aspal terlihat bekas gesekan roda. Pemandangan dramatis juga terlihat dari jejak tabrakan pada beberapa pohon di median Jalan Dupak.

Abdul tampak syok. Dia masih ingat detik-detik saat truknya oleng hingga mengakibatkan terguling. Dia saat itu dari Tanjung Sari perjalanan menuju ke Nambangan.

"Kejadiannya pelan, tapi tidak sampai berguling-guling," ujarnya . 

Baca juga: Kecelakaan di Tol Ngawi, Pengemudi Diduga Mengantuk, Bus Tabrak Bodi Belakang Truk Tronton 

Panit Lantas Polsek Bubutan, Aiptu Agus Setyana menjelaskan bahwa truk dari arah barat ke timur dengan kecepatan 60 km/jam. 

Saat itu kondisi jalan tidak begitu padat. Tidak ada kendaraan lain yang terkena dampak, sehingga masuk kecelakaan tunggal.

"Kami menduga sopir kurang konsentrasi, mungkin ngantuk," terangnya.

Untuk itu, Agus mengimbau setiap pengguna jalan, terutama sopir truk agar lebih hati-hati. Apabila saat mengemudi mengantuk, sebaiknya terlebih dahulu berhenti untuk beristirahat.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved