Kategori Masyarakat Tak Layak Dapat Bansos, Bakal Sulit Terdaftar Lagi Jika Sudah Dicoret
Ada sejumlah kategori masyarakat dinyatakan tak layak lagi mendapat bantuan sosial. Mensos Gus Ipul menjelaskan.
TRIBUNJATIM.COM - Pemerintah memberikan sejumlah stimulus berupa bantuan kepada masyarakat sesuai kriteria penerima.
Namun ternyata ada sejumlah kategori masyarakat dinyatakan tak layak lagi mendapat bantuan sosial atau bansos.
Apa saja itu?
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pun menjelaskan.
Gus Ipul mengungkapkan sejumlah kategori masyarakat yang dinyatakan tidak lagi layak menerima bantuan sosial (bansos) setelah dilakukan verifikasi dan validasi melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal ini disampaikannya usai acara rakor Implementasi Penggunaan DTSEN untuk Bantuan Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Program Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Grand Mercure, Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Baca juga: Penerima Bansos Ketahuan Deposit Judol Rp 957 M, Transaksi 7,5 Juta Kali, Mensos: Apakah ini Iseng
Gus Ipul mengatakan penerima bansos yang berada dalam kategori tidak layak umumnya berada di Desil 6 sampai 10 dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Bantuan dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan, yaitu mereka yang masuk dalam Desil 1 hingga 4.
“Jadi alokasinya tetap. Alokasi untuk penerima bansosnya tetap. Kita alokasikan kepada mereka yang lebih berhak. Yang berada di Desil 1, 2, 3, dan 4,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com.
“Sementara yang katakanlah inclusion error itu tadi, yang 1,9 juta yang kita keluarkan itu berada di Desil 6 sampai 10. Jadi kita alihkan kepada mereka yang lebih berhak,” lanjutnya.
Gus Ipul menegaskan, jumlah penerima tidak dikurangi, hanya disesuaikan berdasarkan hasil pemutakhiran data.
“Jadi alokasi bantuannya tetap tidak berubah. Untuk program PKH, 10 juta keluarga penerima. Untuk bantuan pangan tunai atau sembako, 18,3 juta penerima manfaat atau keluarga penerima manfaat,” ungkapnya.
“Dan untuk PBI 96 juta lebih (penerima). Jadi alokasinya enggak berubah. Cuma sasarannya yang berubah, penerima manfaatnya yang berubah. Atas hasil pemutakhiran verifikasi dan validasi,” tambah dia.
Menurut Gus Ipul, ada berbagai variabel yang digunakan untuk menentukan kelayakan seseorang menerima bansos, mulai dari aspek ekonomi hingga kondisi psikologis.
“Mulai dari pengeluarannya setiap individu, kondisi rumahnya, kemudian ada pertanyaan-pertanyaan apakah pernah merasa ketakutan, tidak makan esok hari, banyak sekali variable-variablenya,” ujar Gus Ipul.
bantuan sosial
bansos
Menteri Sosial
Saifullah Yusuf
Gus Ipul
kategori tak layak dapat bansos
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Harta Kekayaan dan Isi Garasi Bupati Sitaro Chyntia Kalangit yang Korupsi Bantuan Bencana Rp 22,7 M |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Kamis 7 Mei 2026, Seluruh Daerah Cerah dan Berawan |
|
|---|
| Perkuat Identitas Kota, Pemkot Kediri Beri Nomor Induk Kesenian untuk 19 Sanggar Budaya |
|
|---|
| Persiapan Haji Tulungagung 2026, Pemkab Siapkan 29 Bus dan 4 Truk Fuso untuk Berangkatkan Jemaah |
|
|---|
| Titik Terang Jadwal Muktamar NU, Katib PBNU Klaim Rais Aam dan Ketum Sepakat Dilaksanakan Agustus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Gus-Ipul-jelaskan-kategori-masyarakat-tak-layak-dapat-bansos.jpg)