Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Sekolah di Mojokerto Tak Ada Siswa Baru, Imbas Penduduk Sedikit, Berlokasi di Lereng Gunung

Penduduk sedikit dan berlokasi di lereng Gunung Anjasmoro, SDN di Mojokerto nihil siswa baru. 

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
MINIM SISWA - Kondisi PAUD Mentari di Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto saat direnovasi untuk mendukung pendidikan anak usia dini di desa tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Penduduk sedikit dan berlokasi di lereng Gunung Anjasmoro, SDN di Mojokerto nihil siswa baru. 

Sekolah dasar negeri (SDN) Dilem, di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto tidak mendapat siswa pada tahun ajaran baru 2025/2026. 

Penyebab utama SDN Dilem nol siswa baru, lantaran tidak adanya anak usia kelas 1 SD di desa pelosok lereng Gunung Anjasmoro itu.

Kepala SDN Dilem, Uswatun Khasanah mengatakan, sekolahnya tidak mendapat siswa dalam SPMB
(Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun 2025.

Adapun faktor yang menyebabkan tidak adanya siswa baru di sekolahnya adalah kondisi demografi Desa Dilem yang notabenenya desa kecil dengan penduduk sedikit.

Baca juga: Pengakuan Juan Pakai Sepatu Jebol saat Hari Pertama Sekolah di Hadapan Menteri, Ending Kejutan

"Sehingga pada tahun 2025 ini tidak ada siswa kelas 1 yang masuk di SDN Dilem, karena anak usia yang masuk ke SD dari masyarakat tidak ada di tahun ini," kata Uswatun, Senin (14/7/2025).

Ia menyebut, pihaknya hanya bisa pasrah karena tahun ini sekolahnya tidak mendapat murid baru. 

Peserta didik di SDN Dilem saat ini sebanyak 19 siswa dengan 5 Rombel (Rombongan belajar). 

Baca juga: Daftar 5 SD Alami Kekurangan Murid Hasil SPMB 2025, Kondisi & Lokasi Sekolah Jadi Salah Satu Alasan

"Sekarang kosong tidak ada siswa baru (Kelas 1)," ucap Kepala SDN Dilem.

Menurutnya, memang kondisi tahun ini tidak ada anak usia kelas 1 SD di Desa Dilem. Berbeda dengan tahun lalu, masih ada 3 anak yang masuk ke SDN Dilem.

"Kalau tahun kemarin ada 3 siswa tapi usianya kurang, sehingga dijadikan satu di tahun (2024) kemarin," pungkas Uswatun.

Baca juga: Sekolah Rakyat Unesa Resmi Dibuka, Rektor Tawarkan Beasiswa Kuliah pada Siswa Angkatan Pertama

Meski tidak mendapat siswa baru, sambung Uswatun, pihaknya tetap 
membuka kegiatan MPLS (Masa pengenalan lingkungan sekolah) yang diikuti siswa di sekolahnya.

"Tadi tetap ada upacara untuk pembukaan MPLS. Walaupun siswanya hanya sedikit, kita tetap menjalankan pembelajaran sesuai jadwal aturan dari Dinas pendidikan Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Kondisi Demografi Desa Dilem

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved