Berita Viral
Penjelasan Dedi Mulyadi Perbedaan antara Piknik dengan Study Tour, Didemo Ribuan Pekerja Pariwisata
Dedi Mulyadi memberi penjelasan tentang kebijakannya yang melarang sekolah-sekolah di wilayah Jabar untuk menyelenggarakan study tour.
TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini penjelasan Dedi Mulyadi terkait perbedaan study tour dengan piknik.
Hal tersebut imbas aksi demo gegara larangan study tour.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memberi penjelasan tentang kebijakannya yang melarang sekolah-sekolah di wilayah Jabar untuk menyelenggarakan study tour.
Sejak dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025 lalu, Dedi Mulyadi sudah membuat sejumlah gebrakan.
Sorotan semakin tertuju pada pria yang akrab disapa sebagai Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu setelah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya.
Salah satu isi SE yang diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pada Mei 2025 tersebut adalah larangan sekolah di wilayah Jabar melaksanakan kegiatan study tour.
Sebab, study tour dinilai menimbulkan beban finansial bagi wali murid dan risiko keselamatan siswa selama kegiatan.
Namun, kebijakan Dedi Mulyadi mengundang protes dari para pelaku usaha sektor pariwisata.
Baca juga: Sindiran Dedi Mulyadi untuk Orang Tua yang Antar Anaknya Sekolah Hingga di Depan Kelas
Pada Senin (21/7/2025) lalu, ribuan pekerja pariwisata yang terdiri dari pengurus, sopir, hingga kernet bus pariwisata menggelar aksi unjuk rasa dan konvoi ratusan armada bus di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jabar.
Para demonstran menuntut agar KDM mencabut larangan study tour karena merasa terdampak dengan kebijakan tersebut.
Mereka mengaku pendapatannya menurun sejak Dedi Mulyadi melarang study tour ke luar kota.
Terbaru, Dedi Mulyadi menegaskan kembali soal larangan study tour.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ia melarang sekolah menggelar kegiatan piknik berkedok study tour.
Hal itu disampaikan KDM kepada awak media saat di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jabar, untuk menghadiri upacara pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXII pada Senin (28/7/2025).
"Saya sudah tegaskan, kepala daerahnya harus ngerti makna study tour, ini makna pendidikan," kata Dedi Mulyadi, Senin, dikutip dari YouTube KOMPASTV.
TribunJatim.com
viral di media sosial
Gubernur Jawa Barat
Tribun Jatim
Dedi Mulyadi
study tour
TribunEvergreen
piknik
berita viral
jatim.tribunnews.com
| Gubernur Bobby Nasution Akui Marahi Camat Karena Lambat Kerja Padahal Libatkan Banyak Uang |
|
|---|
| Prabowo Ucapkan Ulang Tahun ke Seskab Teddy dan Titiek Soeharto di Tanggal yang Sama |
|
|---|
| Daftar Harta Majikan Total Rp 500 Juta yang Digasak Watiningsih, Mata Tergoda ke Koper Merah |
|
|---|
| Sosok La Ode Mustakim, Plh Kepala Rutan Kecolongan saat Napi Korupsi Nongkrong di Kafe |
|
|---|
| Guru SLB Was-was Tiap Hujan karena Rumahnya Miring, Gaji Rp750 Ribu Sebulan Tak Cukup Buat Renovasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-bedakan-study-tour-dengan-piknik.jpg)