Berita Viral

Apa itu Burnout yang Dialami Diplomat Arya? ini Cara Mencegah dan Mengatasinya Menurut Psikolog

Kondisi diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) disebut mengalami kelelahan mental atau burnout.

Tayang:
Akun Facebook Arya Daru Pangayunan
KONDISI MENTAL - Foto diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) semasa hidup. Kondisi Arya disebut mengalami kelelahan mental atau burnout. 

TRIBUNJATIM.COM - Kondisi diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) disebut mengalami kelelahan mental atau burnout.

Diplomat Arya ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025), dengan kepala terlilit lakban.

Ahli Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Nathanael E. J. Sumampouw mengungkap Arya mengalami dinamika psikologis yang kompleks, salah satunya kelelahan mental atau burnout.

Dari hasil rilis Polda Metro Jaya, penyelidikan digital forensik menemukan Arya Daru mengirim email ke salah satu badan amal.

Badan amal tersebut menyediakan layanan dukungan terhadap orang yang memiliki emosional dan perasaan tertekan dan putus asa, termasuk yang merasa ingin akhiri diri.

Lantas, seperti apa burnout itu dalam penjelasan medis? 

Baca juga: Asal Muasal Lebam dan Luka Bibir Diplomat Arya yang Bikin Keluarga Sewa Pengacara, Tak Percaya

Apa itu Burnout yang Dialami Diplomat Arya

Dalam bahasa psikologis, almarhum Arya Daru mengalami burnout (kelelahan mental), compassion fatigue (kelelahan karena kepedulian), serta terpapar penderitaan dan trauma. 

Apsifor menyimpulkan almarhum memiliki karakteristik kepribadian yang cenderung menekan dan menyembunyikan apa yang dirasakan. 

Burnout secara medis merujuk pada kondisi kelelahan fisik, emosional dan mental yang disebabkan oleh stres berkepanjangan, terutama dari tekanan pekerjaan yang berlebihan. 

Ini bukan sekadar rasa lelah biasa. Burnout bisa memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa dan berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Burnout telah diakui oleh WHO sebagai fenomena yang memengaruhi kesehatan mental dalam konteks pekerjaan, meski bukan dikategorikan sebagai gangguan medis dalam ICD-11.

Baca juga: Istri Arya Daru Ngenes Suaminya Tewas dengan Lilitan Lakban Disebut Bunuh Diri, Mohon Doa

Ciri-ciri Burnout

  • Kelelahan ekstrem meskipun sudah beristirahat
  • Kehilangan motivasi dan semangat kerja
  • Penurunan kinerja dan konsentrasi
  • Sikap sinis atau frustrasi terhadap pekerjaan
  • Gangguan tidur dan masalah fisik seperti sakit kepala atau gangguan pencernaan.

Penyebab Umum

  • Beban kerja yang terlalu berat
  • Kurangnya kontrol atas pekerjaan
  • Minimnya dukungan sosial
  • Lingkungan kerja yang tidak kondusif

Cara Mengatasi Burnout

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved