HUT Ke 80 RI

18 Agustus 2025 Cuti Bersama, yang Untung Cuma ASN? Pegawai Swasta Protes

Menurut pegawai swasta libur tanggal 18 Agustus 2025 hanya menguntungkan pegawai pemerintahan. Sementara swasta fluktuatif.

Posbelitung.co
CUTI BERSAMA - Ilustrasi kalender 2025. Keputusan Pemerintah menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai cuti bersama nasional menuai beragam respons, terutama dari kalangan swasta, Selasa (12/8/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Keputusan Pemerintah menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai cuti bersama nasional menuai beragam respons, terutama dari kalangan swasta.

Menurut sejumlah pegawai swasta, libur di tanggal tersebut hanya menguntungkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara sektor swasta bersifat fluktiatif atau diserahkan kepada kebijakan masing-masing perusahaan.

Hal ini membuat sejumlah pegawai swasta protes dengan keputusan pemerintah tersebut.

Bagi pekerja swasta, tanggal 18 Agustus 2025 belum tentu menjadi hari libur.

Tak heran, sebagian karyawan swasta merasa kebijakan ini karena dinilai hanya menguntungkan pegawai pemerintah. 

Status cuti bersama yang tidak mengikat sektor swasta membuat sebagian pekerja tetap harus masuk kerja, sementara pegawai negeri berlibur lebih lama.

"Kalau bikin kebijakan itu harusnya berlaku menyeluruh, bukan sebagian saja. Apakah swasta tidak boleh libur, walau hanya menikmati libur kemerdekaan?” kata seorang pekerja bernama Kojek (29), dikutip dari Kompas.com, Minggu (10/8/2025).

Senada, Wiwi (32) mengatakan, pemerintah semestinya menjadikan 18 Agustus 2025 sebagai libur nasional, bukan cuti bersama agar semua pekerja bisa merasakannya.  

Baca juga: 18 Agustus 2025 Cuti Bersama, Sisa Berapa Tanggal Merah hingga Akhir Tahun?

Perasaan kita mudah terpengaruh faktor eksternal

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Soegijapranata Semarang, Christine Wibowo, menyebut perasaan-perasaan seseorang memang cenderung dipengaruhi oleh faktor luar, termasuk soal harapan akan libur nasional.

“Jadi menurut saya ini lucu, sebab ternyata perasaan kita gampang dipengaruhi oleh faktor luar,” ucapnya ketika diwawancarai oleh Kompas.com, Senin (11/8/2025)

Christine mencontohkan, sebelum ini, 18 Agustus bukanlah hari libur dan semua orang merasa biasa saja.

Begitu ada kabar akan ada libur, meski belum pasti, banyak orang langsung senang.

Namun, ketika statusnya diubah menjadi cuti bersama yang sifatnya tidak wajib untuk swasta, semangat pun menurun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved