Berita Viral

Daftar Kontroversi Bu Guru Harmini selama Mengajar, Merokok di Kelas sampai Ancam Cekik Siswa SD

Sang guru mengancam dan hendak bertindak secara fisik terhadap murid-muridnya saat upacara.

Tayang:
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TikTok/aditya_goesto
GURU ANCAM SISWA - Tangkapan layar video seorang guru marah dan mengancam murid-muridnya saat upacara bendera di Kabupaten Pesawaran. Sang guru juga terlihat bersitegang dengan guru lain. 

TRIBUNJATIM.COM - Tindakan seorang guru sekolah dasar (SD) saat upacara bendera, viral di media sosial.

Pasalnya, ia mengancam dan hendak bertindak secara fisik terhadap murid-muridnya.

Peristiwa ini terjadi saat upacara bendera di sebuah SD di Kabupaten Pesawaran.

Baca juga: Warga Bawa Jenazah Kakaknya Pakai Motor Tembus Hutan, Desa Tak Punya Fasilitas Kesehatan Memadai

Dalam video berdurasi 1 menit 34 detik tersebut, terlihat seorang guru yang tampak sudah berumur marah-marah di hadapan para muridnya.

Sang guru juga terlihat bersitegang dengan guru lain di lapangan sekolah tersebut.

Terdengar juga jeritan histeris dan suara tangis murid saat kejadian tersebut.

Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho mengatakan, peristiwa ini terjadi di salah satu SD di Kabupaten Pesawaran.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Juli 2025.

"Benar, video itu terjadi di wilayah hukum Polsek Kedondong," kata Heri melalui keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).

"Pasca peristiwa itu dan mendapat laporan, anggota kami langsung mendatangi sekolah untuk menindaklanjuti," imbuhnya.

"Yang bersangkutan bukan kepala sekolah melainkan guru PJOK," terang Heri, melansir Kompas.com.

Dari keterangan yang dihimpun kepolisian, Heri mengatakan, peristiwa ini seperti dalam video yang beredar di media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar, seorang perempuan berseragam aparatur sipil negara (ASN) masuk ke tengah-tengah barisan upacara.

Guru tersebut lalu mengeluarkan perkataan keras bernada ancaman kepada murid.

"Kondisi tersebut membuat sejumlah siswa ketakutan bahkan menangis sebelum akhirnya diarahkan masuk ke kelas," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved