Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Daftar Bisnis Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Pernah Beli Helikopter Rp20 M

Dwi Hartono otak pembunuhan Kacab Bank BUMN dikenal sebagai pengusaha bimbingan belajar (bimbel). Ia juga memilih beberapa bisnis.

Instagram/klanhartono
OTAK PEMBUNUHAN - Dwi Hartono, otak penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu Bank BUMN, Ilham Pradipta (37) bersama istrinya, Andreana Wulandari. 

TRIBUNJATIM.COM - Empat otak intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN bernama Mohamad Ilham Pradipta (37) terungkap.

Satu dari empat otak intelektual kasus penculikan Ilham adalah Dwi Hartono.

Dwi Hartono dikenal sebagai pengusaha bimbingan belajar (bimbel).

Hal ini seperti diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

“Iya benar (DH adalah Dwi Hartono),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat dihubungi, Selasa (26/8/2025). 

“Enggak tahu (motivator atau bukan). Penyidik tahunya pengusaha,” kata Ade Ary.

Baca juga: Dwi Hartono, Orang Kaya Dalang Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Dulu Undang Artis hingga Mau Jadi Bupati

Selain bimbingan belajar, DH memiliki sejumlah lini bisnis.

DH pernah mengundang Via Vallen saat khitanan anaknya hingga mengundang Ustad Zaky Mirza untuk memberi tausiah bagi warga Rimbo Bujang.

Keluarga besar Dwi, termasuk orangtuanya juga dikenal sebagai keluarga pengusaha di Kabupaten Tebo, Jambi.

Salah satu grosir terbesar yang ada di Pasar Rimbo Bujang merupakan milik keluarga besar Dwi. 

Berikut daftar bisnis Dwi Hartono otak pembunuhan Kacab Bank BUMN, dikutip dari Tribun Jambi pada Rabu (27/8/2025).

1. Coffe Shop, Warnet hingga Fashion

Dwi Hartono yang merupakan pengusaha sekaligus motivator cukup terkenal di media sosial.

Ia kini diduga menjadi otak pembunuhan kacab Bank BUMN di Jakarta itu.

Lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 6 Oktober 1985, Dwi Hartono sudah menekuni dunia usaha sejak kuliah.

Ia dikenal memiliki beragam bisnis mulai dari warnet, rental game, coffee shop hingga warteg. 

Seiring waktu, ia merambah ke properti, e-commerce, fashion hingga produk perawatan kulit.

PEMBUNUHAN KACAB BANK - Dwi Hartono, satu dari empat orang dalang pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat Muhammad Ilham Pradipta (37). Ia adalah seorang pengusaha asal Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
PEMBUNUHAN KACAB BANK - Dwi Hartono, satu dari empat orang dalang pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat Muhammad Ilham Pradipta (37). Ia adalah seorang pengusaha asal Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. (IST via TribunJambi)

2. Motivator

Dwi dikenal sebagai motivator dan pernah tampil bersama pengacara kondang Hotman Paris saat memberikan beasiswa kepada korban kejahatan di Lampung pada 2024.

3. Pendiri Guruku.com

Ia merupakan pendiri Guruku.com dan aktif berbagi tips bisnis di akun Instagram, TikTok dan YouTube dengan nama “Klan Hartono”.

PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) lebih dikenal sebagai platform Guruku.com.

Kedua perusahaan tersebut berkantor di kediaman pribadi Dwi Hartono yang berlokasi di Jalan San Fransisco, Blok Q1, Nomor 9, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kota Bogor, Jawa Barat.

Guruku.com merupakan platform yang bergerak di bidang pendidikan non formal.

Aplikasinya memberikan layanan pendidikan bagi pelajar, tenaga pendidik, serta pelaku UMKM yang ingin belajar bisnis.

4. PT Mandiri Makmur

Sementara PT Hartono Mandiri Makmur berfokus pada bidang software developments and applications.

5. YouTube

Selain itu, ia dikenal sebagai motivator seperti yang terlihat dari laman akun YouTube milik Dwi Hartono, yang memiliki total 169 ribu subscriber.

Baca juga: Tangis Penculik Kacab Bank BUMN Minta Dilindungi Kapolri hingga Panglima TNI: Kami Ketuk Pintu Hati

Pernah Beli Helikopter

DH juga dikenal sebagai sosok hedon yang penampilannya selalu perlente, mobil mewah, pakaian branded, bahkan ada yang menyebut dia pernah naik helikopter untuk bepergian.

Saat diwawancarai Tribun Jambi, Dwi Hartono mengaku pernah membeli helikopter.

"Sebenarnya kemarin sudah inden, sudah ngurus perizinan dan segala macam, jadi nanti setelah helipad yang di Rimbo Bujang unit 6 sudah siap berkunjung ke kampung berikutnya biar bisa mendarat di Rimbo Bujang. Depan Rumah orangtua persis, seluas dua hektare mudah-mudahan teman-teman yang ada di Rimbo Bujang unit 6 bisa membebaskan lahannya," katanya.

Dwi mengatakan, dirinya bisa membeli helikopter berawal dari mimpinya.

"Relatif, jadi gini saya itu berawal dari mimpi, orang itu ketika punya mimpi harus bisa mengikhtiarkan diri, mimpi itu diikhtiarkan minimal depan istri depan anak, orangtua dan keluarga besar. Syukur-syukur kalau sudah berani ke masyarakat luas, harapannya dengan kita punya mimpi yang kita ikrar kan alam semesta akan mendukung.

Teman-teman yang positif energi mendukung untuk mendoakan kita, seperti itu. Kemudian, mimpi yang kita ikhtiar itu juga kita potong menjadi kecil-kecil mas, potong kecil menjadi sebuah rencana yang terukur dan sistematis," katanya.

Adapun harga helikopter yang dibeli Dwi sekitar Rp20 miliar.

"Sekitar 20 puluh miliar, tadi kalau tanya harganya berapa ya relatif, kita mau tipe yang seperti apa mau jenisnya seperti apa mau siternya berapa, yang jelas harga 10 M juga ada 20 M juga ada 100 M juga ada tergantung tipe," terangnya.

Baca juga: Alasan Bos Properti Culik dan Bunuh Kacab Bank BUMN, Diduga Libatkan Sindikat Terorganisir

8 Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Ditangkap 

Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap delapan orang yang terlibat dalam kasus ini.

Sebanyak tiga pria berinisial AT, RS, dan RAH, ditangkap di sebuah rumah berkelir merah jambu di Jalan Johar Baru III No.42, RT 05/RW 09, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025). 

Di hari yang sama, pria berinisial EW ditangkap di Bandar Udara Komodo Nusa Tenggara Timur. 

Mereka adalah pelaku penculikan yang membawa MIP dari area parkir supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Sementara, polisi menangkap empat aktor intelektual dalam penculikan dan pembunuhan MIP.

Empat orang itu ditangkap Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam operasi terpisah.

Tiga pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025) pukul 20.15 WIB.

Sementara pelaku berinisial C diringkus di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved