Berita Viral
Gaya Hidup Perkotaan Bikin Warga Jombang Banyak yang Menjadi Janda, Pengadilan Agama: Kompleks
Total ada ratusan perkara telah diputus sepanjang tahun 2025. Data terbaru itu dirilis PA Jombang pada Rabu (27/8/2025).
Peringkat Menengah:
Jogoroto: 101 kasus
Mojoagung: 99 kasus
Bareng: 98 kasus
Kesamben: 83 kasus
Gudo: 81 kasus
Peterongan: 79 kasus
Tembelang: 67 kasus
Wonosalam: 61 kasus
Bandarkedungmulyo: 59 kasus
Perak: 59 kasus
Megaluh: 55 kasus
Peringkat Terendah:
Ngusikan: 27 kasus
Ploso: 32 kasus
Plandaan: 44 kasus
Kabuh: 46 kasus
Kudu: 46 kasus
Total keseluruhan: 1.740 kasus perceraian di Pengadilan Agama Jombang.
Mengapa Perkotaan Lebih Rawan?
Fenomena ini mengundang pertanyaan besar, mengapa daerah perkotaan lebih rentan?
Banyak pihak menilai, dinamika kehidupan kota yang serba cepat, tuntutan ekonomi, hingga tekanan sosial berperan besar.
Konflik rumah tangga, perselingkuhan, hingga masalah finansial kerap menjadi alasan utama di balik keputusan berpisah.
Sementara itu, di wilayah pedesaan, pola kehidupan masyarakat yang lebih tradisional, hubungan sosial yang erat, serta peran tokoh agama dan keluarga besar dalam menyelesaikan konflik, dinilai turut menekan angka perceraian.
Bagi PA Jombang, data ini bukan sekadar statistik, melainkan cermin perubahan sosial di masyarakat.
“Perceraian itu selalu kompleks, tidak bisa disederhanakan hanya pada satu faktor. Ada masalah komunikasi, ekonomi, bahkan pola hidup,” pungkas Ulil. (Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo)
Siasat Licik Sindikat Judi Online, Demi Dapat Rekening Bank Baru Warga Dibikin Tergiur Rp 500 Ribu |
![]() |
---|
Bupati Pati Sudewo Ngotot Tak Mau Kehilangan Jabatan usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi DJKA |
![]() |
---|
Bocor Desain Terbaru iPhone 17 Hingga iPhone 20, Bakal Tampil Beda, Apple Usung Hape Lipat? |
![]() |
---|
Baru Sadar, Pedagang Layani Transaksi Rp 350.000 Padahal Penipu Cuma Transfer Rp 350 |
![]() |
---|
Melihat Rumah Mewah Bos Minyak Riza Chalid yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Pertamina |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.