Berita Madura

Kisah Inspiratif Achmad Fauzi, Dari Dasi Miring Sampai Akhirnya Jadi Bupati Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Januar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat kunjungi kantor Harian Surya-TribunJatim

Meski berlatar belakang seorang pengusaha, ia mengaku juga sering membaca buku. Dan yang paling diingat buku-buku Presien RI Soekarno.

"Yang paling saya ingat kata Suekarno itu, gantunglah cita-citamu setinggi langi, kalau jatuh ada bintang-bintang dibawahnya. Makanya saya sudah sejak dulu sering bermimpi," katanya.

Saat itu katanya, yang paling diingat Tahun 2010 lalu pernah guyonan sama temannya di Jakarta.

Guyonan itu saat diwawancarai seorang wartawan bersama Anton Apriyantono, seorang mantan Menteri Pertanian Republik Indonesia dari PKS.

"Waktu itu saya pasang dasi agak miring, dan karena dasi agak miring, saya bilang ke kawan saya kayaknya ini bupati Sumenep nanti, dan ini kalau sudah jadi bupati Sumenep tidak miring lagi," ceritanya sambil tertawa.

Dan akhirnya dari cerita itu, dasi miring Achmad Fauzi diuplodlah di medsos, "Bupati Sumenep 2020" pada tahun 2012.

"Padahal itu ngawur alias guyonan, eh ternyata Tuhan mengamini akhirnya saya jadi bupati beneran," ceritanya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini berpesan, bahwa hati-hatilah dalam berucap karena ada makna dan doa.

"Saya ingin menyampaikan pesan pada siapaun masyarakat di Indonesua, hati-hati dalam berucap. Karena setiap ucapan itu jadi sebuah doa," pesannya.

Kumpulan berita Madura terkini

Berita Terkini