Lebaran 2026

Bandara Banyuwangi Diprediksi Layani 7.175 Penumpang Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Puncak arus mudik di Bandara Banyuwangi diprakirakan berlangsung pada 18 Maret atau H-3 Lebaran. 

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
PERSIAPAN BANDARA - Persiapan Bandara Banyuwangi dalam menyambut angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 7.175 penumpang diprediksi akan mudik-balik menggunakan angkutan udara via Bandara Banyuwangi selama angkutan Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sekitar 7.175 penumpang diprediksi menggunakan Bandara Banyuwangi selama periode angkutan Lebaran 2026.
  • Puncak arus mudik diperkirakan 18 Maret (H-3) dengan sekitar 532 penumpang.
  • Bandara menyiapkan posko terpadu dan 66 personel untuk mendukung kelancaran operasional.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 7.175 penumpang diprediksi akan mudik-balik menggunakan angkutan udara via Bandara Banyuwangi

Angkutan Lebaran akan berlangsung selama 18 hari mulai 13 hingga 30 Maret.

General Manager Bandara Banyuwangi Mohamad Holik Muardi mengatakan, puncak arus mudik di Bandara Banyuwangi diprakirakan berlangsung pada 18 Maret atau H-3 Lebaran. 

Prediksi penumpang pada puncak arus mudik diprakirakan mencapai 532 penumpang.

Sementara puncak arus balik diprediksi akan berlangsung pada 29 Maret atau H+7 Lebaran. 

Total penumpang yang akan memanfaatkan penerbangan via Bandara Banyuwangi diprediksi sekitar 576 orang.

Baca juga: Jatim Tujuan Mudik Favorit Nomor 2 se Indonesia, Bandara Juanda Lakukan Sejumlah Langkah Persiapan

Fasilitas Bandara Dioptimalkan

“Bandara Internasional Banyuwangi optimistis dapat mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026 sekaligus menjaga kualitas layanan sesuai standar operasional serta prinsip service excellence,” kata Holik, Jumat (13/3/2026).

Untuk mendukung angkutan Lebaran, ia menyebut, Bandara Banyuwangi telah mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan operasional penerbangan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Baca juga: Bea Cukai Banyuwangi Bongkar Distribusi Rokok Ilegal dari Madura Senilai Rp10 Miliar

Persiapan tersebut meliputi optimalisasi fasilitas sisi udara (airside) dan sisi darat (landside). Termasuk juga peningkatan pengawasan keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Juga penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan meliputi maskapai, TNI/Polri, AirNav Indonesia, perusahaan ground handling, serta instansi terkait lainnya," sambungnya.

Ramp Check Peralatan Ground Handling

Holik menyebut, periode angkutan Lebaran menjadi moment penting yang membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh unsur operasional bandara.

"Dalam masa-masa tersebut, mobilitas masyarakat sangat tinggi. Oleh karena itu, kami ingin memastikan seluruh fasilitas, personel, dan prosedur operasional berada dalam kondisi siap guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik," ujarnya.

Pihak pengelola bandara juga telah melaksanakan ramp check terhadap kendaraan dan peralatan ground handling di area operasional bandara.

Pemeriksaan ini mencakup sejumlah peralatan operasional seperti baggage towing tractor, baggage car, towing bar, dan conveyor belt. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved