Berita Viral
Terakhir Berbaju Loreng Mirip Tentara, Suwardi Gembala Sapi Hilang di Hutan Baluran
Suwardi pria lansia yang berpuluh tahun menggembala sapi di wilayah Baluran belakangan tak pulang dan tak diketahui keberadaannya.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Ringkasan Berita:
- Suwardi (68) masih belum ditemukan setelah hilang menggembala sapi dengan menggunakan baju loreng.
- Korban dinyatakan hilang saat menggembalakan sapi di kawasan Taman Nasional Baluran.
- Ciri-ciri korban memiliki tinggi 165 sentimeter, rambut kriting, badan kurus, dan terakhir kali barbaju loreng tentara dan celana training warna biru.
TRIBUNJATIM.COM - Suwardi (68) masih belum ditemukan setelah hilang menggembala sapi dengan menggunakan baju loreng pada beberapa waktu yang lalu.
Tim gabungan sedang mencari Suwardi (68), warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang hilang di Taman Nasional Baluran pada Minggu (5/4/2026).
Tim gabungan ini terdiri dari BPBD Situbondo, TNI AL dan Polres Situbondo.
Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono menyatakan, tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban sampai pukul 17.00 WIB pada Minggu, namun belum menemukan hasil.
"Pencarian akan dilakukan selama lima hari ke depan," katanya, Minggu (5/4/2026).
Tidak punya riwayat sakit
Korban dinyatakan hilang saat menggembalakan sapi di kawasan Taman Nasional Baluran.
Suwardi sudah puluhan tahun bekerja menggembalakan sapi, namun baru kali ini ia hilang.
"Menurut keterangan keluarga, korban tidak sedang sakit dan sedang sehat, bahkan tidak punya riwayat sakit tertentu," katanya.
Dia juga menyatakan ciri-ciri korban memiliki tinggi 165 sentimeter, rambut kriting, badan kurus, dan terakhir kali barbaju loreng tentara dan celana training warna biru.
Baca juga: Masih Ada Warga Kota Malang Tidak Percaya Khasiat Imunisasi Campak, Efek Kurangnya Pemahaman
"Lokasi pencarian berada di dekat rumahnya dan lereng Gunung Baluran," katanya.
Pada Minggu (5/4/2026), pencarian korban dimulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
Sedangkan pada hari ini, Senin (6/4/2026) pencarian akan dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
Baca juga: 29 Santri Rugi Rp 100 Juta Setelah Batal Terbang, Super Air Jet Sebut Kru Sudah Sesuai Prosedur
Kasus orang hilang di Hutan Baluran
Kasus ini bukan yang pertama, karena laporan orang hilang di kawasan hutan Baluran maupun hutan lain di Jawa Timur cukup sering terjadi, terutama melibatkan warga lokal yang beraktivitas seperti mencari kayu atau menggembala.
Para ahli dan pihak berwenang menjelaskan bahwa kawasan Baluran memang memiliki karakter alam yang cukup ekstrem.
pria berbaju loreng
baju loreng
Kabupaten Situbondo
Hutan Baluran
Baluran
Taman Nasional Baluran
Multiangle
meaningful
berita viral
TribunJatim.com
| 25 Tahun Nabung 40 Suku Emas, Agus Buruh Angkut Malah Kehilangan Rp 604 Juta setelah Utangi Guru SMK |
|
|---|
| Faqih dan Para Supplier Susu MBG Geruduk SPPG Setelah Rugi Rp 141 Juta, BGN Ungkap Faktanya |
|
|---|
| 3 Tahun Hidup Tanpa Ibu, Syifa Gemetar Dijemput Rektor setelah Lolos ITB Jalur SNBP: Terima Kasih |
|
|---|
| Tangis Fafa Menanti Praka Farizal Pulang Selama Setahun Kini Ditinggal Pergi Selamanya: Udah Nunggu |
|
|---|
| Guru MTsN Rugi Rp 40 Juta usai Diajak Ketemu Letkol TNI Gadungan di Warung Makan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-desa-kabupaten-situbondo-akhirnya-ramai-disoroti-karena-hilang-di-Hutan-Baluran.jpg)