Ramadan 2026

Hari Kedua Ramadan, Harga Cabai Rawit di Pasar Among Tani Batu Tembus Rp 120 Ribu

Memasuki hari kedua Ramadan, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, melonjak hingga Rp 120 ribu per kilogram

Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network
HARGA CABAI - Harga cabai rawit di Pasar Induk Among Tani Kota Batu tembus di harga Rp 120 ribu perkilo pada, Jumat (20/2/2026). Penyebabnya karena cuaca hujan yang memicu terbatasnya panen petani cabai 

 

Ringkasan Berita:
  • Harga cabai rawit di Pasar Induk Among Tani tembus Rp 120 ribu per kilogram pada hari kedua Ramadan, naik dari Rp 100 ribu sehari sebelumnya
  • Kenaikan dipicu harga dari tengkulak yang sudah mencapai sekitar Rp 95 ribu per kilogram serta minimnya hasil panen akibat faktor cuaca.
  • Pedagang memilih mengurangi stok untuk menghindari risiko kerugian karena fluktuasi harga yang cepat setiap hari.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Memasuki hari kedua Ramadan 2026, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Jawaa Timur, melonjak tajam hingga Rp 120 ribu per kilogram, Jumat (20/2/2026).

Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi sejak menjelang Ramadan hingga awal puasa tahun ini.

Salah satu pedagang sayur mayur, Misna, mengatakan sehari sebelumnya harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram.

“Hari ini tadi Rp 120 kilogram perkilo. Kemarin masih di angka Rp 100 ribu, tidak tahunya pagi tadi naik segitu,” kata Misna kepada Tribun Jatim Network, Jumat (20/2/2026).

Harga Naik dari Tengkulak

Misna menuturkan harga cabai rawit merah memang sudah mengalami kenaikan di tingkat tengkulak. Dari tengkulak perkilonya sudah dibandrol dengan harga sekitar Rp 95 ribu.

Baca juga: 23 Rakaat Hanya 10 Menit, Tradisi Salat Tarawih Cepat di Ponpes Mantenan Blitar Bertahan Sejak 1907

“Akhirnya kami pedagang eceran ya mau tidak mau jualnya segitu (Rp 120 ribu,red) karena dari atas udah tinggi,” jelasnya.

Dikarenakan naik turun harga cabai tergolong cepat tiap harinya, Misna tak ingin berspekulasi, ia memilih untuk mengurangi jumlah kulakan.

“Gak berani nyetok banyak. Khawatir nanti cabai turun harga. Jadi saya kulakan sedikit yang penting tetap jualan,” ujarnya.

Penyebab tingginya harga cabai ini menurut Misna terjadi karena hasil panen cabai di petani yang terpengaruh cuaca. Sehingga hasil panen minim.

Bawang Merah Ikut Naik

Baca juga: Jelang Tradisi Megengan Ramadan 2026, Harga Cabai Rawit di Trenggalek Tembus Rp 92 Ribu per Kg

Sementara itu bawang merah juga mengalami kenaikan. Dari yang awalnya saat sebelum Ramadan di angka Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 35 ribu perkilo.

“Yang Rp 35 ribu itu bawang merah kecil-kecil. Kalau yang bagus Rp 45 ribu. Kalau bawang putih stabil di harga Rp 35 ribu,” terang Pedagang bawang merah bernama Tipah.

Diperkirakan harga bahan masih akan mengalami naik turun selama bulan Ramadan ini.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved