Jembatan Cangar Kota Batu Rawan, Mikutopia Siap Bantu Pemkot Pasang Pengaman

Jembatan Cangar di Kota Batu menjadi sorotan setelah dua kasus mengakhiri hidup terjadi dalam waktu berdekatan. 

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
LOKASI PENGHILANGAN NYAWA - Polisi saat olah TKP di Jembatan Kembar Cangar kawasan wisata Tahura Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, usai ditemukannya jasad pemuda yang nekat mengakhiri hidup dengan terjun dari atas jembatan. 
Ringkasan Berita:
  • Dua kasus mengakhiri hidup terjadi di Jembatan Cangar dalam waktu kurang dari satu bulan.
  • Pemkot Batu berencana memasang pagar pengaman, CCTV, dan penerangan tambahan.
  • Pihak swasta Mikutopia siap membantu pemasangan pagar sepanjang 200 meter.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Jembatan Cangar di Kota Batu menjadi sorotan setelah dua kasus mengakhiri hidup terjadi dalam waktu berdekatan. 

Lantaran lokasinya yang sepi dan memiliki ketinggian ekstrem, membuat para korban nekat lompat dari atas jembatan untuk mengakhiri hidup.

Kejadian pertama dilakukan pemuda berinisial MMA (24) asal di Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang ditemukan pada Selasa (31/3/2026) dan belum lama ini kejadian bunur diri kembali dilakukan oleh pemuda berinisial DPW (24) asal Kabupaten Lumajang pada Kamis (23/4/2026) lalu.

Untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, Pemerintah Kota Batu berencana akan memasang pagar pengaman di dua jembatan yang ada di sana.

Pemkot Batu Siapkan Pagar dan CCTV

Namun dikarenakan kawasan tersebut merupakan jalan provinsi, pihaknya terlebih dulu akan berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk membahas pembangunan pagar pengaman tambahan, berupa railing tinggi maupun jaring pengaman pada titik-titik yang dianggap rawan. 

Baca juga: Dinding Jalur Penyelamat di Jalur Pacet-Cangar Dipertebal, Antisipasi Fatalitas Kecelakaan Rem Blong

Seakan menamini rencana Pemkot Batu untuk membangun pagar pembatas jembatan, pihak pengelola tempat wisata Mikutopia yang lokasinya satu kecamatan dengan jembatan Cangar dan juga sejalan jika ditempuh dari arah Kota Batu, menawarkan memasang pagar pengaman di dua jembatan itu.

Kuasa Hukum Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki mengatakan selain sejalan dengan rencana Pemkot Batu, rencana pemasangan pagar pengaman ini juga merupakan usulan dari masyarakat.

“Pihak kami sudah mendengar dan sangat merespons keresahan masyarakat sekitar. Beberapa waktu lalu ada perwakilan masyarakat yang menemui kami untuk membahas masalah ini (pemasangan pagar pengaman,red),” kata Haitsam Nuril, Rabu (29/4/2026).

Pihak Swasta Siap Bantu Pemasangan

“Hasil pembahasan kesimpulannya paling aman pencegahannya dengan memasang pagar di dua jembatan itu, supaya tidak ada aksi serupa,” tambahnya.

Nantinya jika izin terkait rencana pemasangan pagar pengaman di jembatan ini mendapat izin dari pemerintah, pagar akan dipasang sepanjang lebih dari 200 meter, dengan rincian jembatan pertama panjang 73 meter, sedangkan jembatan kedua sepanjang 44 meter. Dihitung sisi kiri dan kanan.

Baca juga: Pemkot Batu Akan Pasang Pagar & CCTV di Jembatan Kembar Cangar, Aksi Pencegahan Juga Lewat Konseling

“Kendala utamanya ada pada perizinan. Jika yang berwenang mengizinkan dengan cepat, maka pihak kami akan segera bergerak melakukan pemasangan pagar dengan total panjang kurang lebih dua ratus meter lebih. Kami akan membuat pagar yang representatif, kokoh, namun tetap indah dipandang tanpa merusak estetika jembatan,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam upaya pencegahan aksi bunuh diri di Jembatan Cangar, Pemkot Batu selain berencana memasang pagar pengaman, juga akan pemasangan CCTV.

Selain itu juga dengan menambah lampu penerangan jalan umum, patroli rutin, hingga penyediaan layanan konseling bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved