Tragedi Berdarah di Selorejo Blitar, Ibu Rumah Tangga Tewas Diduga Dianiaya Suami Temperamental
SN (48), ibu rumah tangga di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, meninggal dunia dengan tubuh penuh luka, Selasa (3/2/2026).
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Kondisi Luka: Hasil visum awal menunjukkan luka parah di kepala, bekas jeratan/luka di leher, serta lebam di punggung dan sekujur tubuh.
- Profil Pelaku: R dikenal sebagai pekerja serabutan yang memiliki sifat sangat temperamental. Ia dikabarkan pernah menganiaya ibu kandungnya sendiri di masa lalu.
- Saksi di Lokasi: Saat penganiayaan terjadi, ibu pelaku dan dua anak korban yang masih kecil berada di dalam rumah, namun diduga tidak berani melerai karena takut.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - SN (48), ibu rumah tangga di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, meninggal dunia dengan tubuh penuh luka, Selasa (3/2/2026).
SN diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, R (44).
Saat ini, kasus KDRT tersebut dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar.
"Kasusnya masih dalam penyelidikan Satreskrim," kata Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni.
Baca juga: Pemkot Blitar Alokasikan Rp 2,5 Miliar untuk Pembangunan Blitar Trade Center di 2026
Kronologi: Tiba di Puskesmas Sudah Tak Bernyawa
Kepala Desa Boro, Eko Priyono membenarkan peristiwa dugaan KDRT yang dialami warganya.
Ia mendapat laporan kejadian itu sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban sudah dibawa ke Puskesmas Boro Selorejo.
"Korban dalam kondisi sudah meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas," kata Eko.
Eko mengatakan terdapat sejumlah luka pada tubuh korban, yaitu, di bagian kepala, leher, dan lebam-lebam pada punggung.
Eko mendapat informasi, korban diduga dianiayai oleh suaminya sendiri di rumah.
Eko kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Selorejo Polres Blitar.
"Korban diduga dianiaya suaminya. Polisi sudah mengamankan pelaku. Polisi juga sudah melakukan olah TKP," ujarnya.
Saat ini, kata Eko, jenazah korban dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan autopsi.
Baca juga: Siswa dari Luar Kota Juga Bakal Mendapat Bantuan Seragam Gratis dari Pemkot Blitar
Pelaku Terkenal Temperamental
Eko menuturkan, pelaku KDRT terhadap istrinya terkenal tempramental.
Dulu, pelaku juga sempat cek-cok dan melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya.
kasus KDRT
ibu rumah tangga meninggal
penganiayaan
menganiaya istri
Polres Blitar
Blitar
TribunJatim.com
| PCNU Jombang Luncurkan Gerakan 'Telung Jam Lali HP', Fokus Benahi Aset dan Ekonomi Umat |
|
|---|
| Kades Ngadisari Probolinggo Jadi Tersangka Penganiayaan Warga, Polisi Tak Lakukan Penahanan |
|
|---|
| Blak-blakan Mendagri Sebut Banyak Kepala Daerah Boneka Modal Popularitas, Didikte Sekda |
|
|---|
| Polres Lamongan Apresiasi Kinerja Anggota yang Berprestasi, 94,86 Persen Perkara Terselesaikan |
|
|---|
| Hendak Pasang CCTV di Jembatan Cangar, Pemkot Batu Sebut Sinyal Jadi Kendala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Polisi-saat-mendatangi-korban-kasus-dugaan-KDRT.jpg)