Kebakaran Kandang di Kanigoro Blitar, 8.000 Ayam Usia 2 Hari Hangus Terbakar

Pekerja kandang, Anis Widodo sempat mendengar suara ledakan pada pengatur waktu kerja blower dan lampu

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
KANDANG AYAM TERBAKAR - Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar kandang ayam di Dusun Koripan, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (23/2/2026).  
Ringkasan Berita:
  • 8.000 ekor ayam usia dua hari mati dalam kebakaran kandang di Kanigoro, Blitar.
  • Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta.
  • Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada pengatur waktu blower dan lampu.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Netwok, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sebanyak  8.000 ekor ayam usia dua hari terpanggang dalam insiden kebakaran kandang milik Indi Mahandi (42), di Dusun Koripan, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Senin (23/2/2026). 

Adapun nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta. 

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada blower yang berada di dalam kandang.

Baca juga: Musang Liar Menyelinap di Kandang Ayam Warga Grogol Kediri, Tim Damkar Turun Tangan

Diduga Berawal dari Korsleting Listrik

Pekerja kandang, Anis Widodo sempat mendengar suara ledakan pada pengatur waktu kerja blower dan lampu di bagian ujung selatan kandang sebelum terjadi kebakaran. 

Suara ledakan itu disusul dengan munculnya api di bagian ujung selatan kandang ayam. Api cepat membesar membakar bangunan kandang.

Baca juga: Ular Piton 3 Meter Sembunyi di Kandang Ayam Warga Grogol Kediri, Evakuasi Berlangsung Menegangkan

Bangunan kandang ayam berukuran 9 meter x 40 meter itu terbuat dari bahan mudah terbakar, di antaranya, kayu, bambu, dan sekam. 

Kandang berisi 8.000 ekor ayam yang masih berusia dua hari.

Api Cepat Membesar Karena Bahan Mudah Terbakar

Pemilik kemudian melaporkan peristiwa kebakaran ke Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.

Petugas segera datang untuk melakukan pemadaman api dan pembasahan di lokasi kebakaran. 

"Kondisi kandang ayam kering dan terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti kayu, bambu, dan sekam. Akibatnya api cepat membesar," kata Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo. 

Tedi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran. Tapi, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp 75 juta. 

Sebanyak 8.000 ekor ayam usia dua hari milik korban ikut hangus terbakar.

"Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada pengatur waktu blower dan lampu yang meledak lalu menimbulkan api dan membakar kandang ayam," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved