Remaja ini Dijebak Kenalan Wanitanya Hingga Ponsel Dirampas, Modus Penggerebekan di Tempat Sepi
Remaja menjadi korban dugaan pemerasan dan perampasan setelah bertemu gadis yang ternyata telah bekerja sama dengan pelaku lain.
Ringkasan Berita:
- Tiga remaja di Blitar ditangkap karena diduga melakukan pemerasan dan perampasan dengan modus jebakan kencan melalui media sosial.
- Korban diajak bertemu ke lokasi sepi lalu diintimidasi dengan tuduhan berbuat mesum sebelum HP dirampas.
- Pelaku meminta uang tebusan Rp300 ribu untuk mengembalikan HP hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.
TRIBUNJATIM.COM - Aksi kejahatan bermodus perkenalan di media sosial kembali terjadi di Blitar, Jawa Timur.
Seorang remaja menjadi korban dugaan pemerasan dan perampasan setelah diajak bertemu oleh seorang gadis yang ternyata telah bekerja sama dengan pelaku lain.
Polisi mengungkap pertemuan tersebut telah dirancang sejak awal sebagai jebakan dan umpan kencan.
Korban dibawa ke lokasi sepi, lalu dihadapkan pada skenario penggerebekan palsu yang berujung intimidasi, perampasan telepon genggam, serta permintaan uang tebusan.
Baca juga: Pria ini Emosi Niat Tagih Utang ke Kenalan Malah Dimintai Pinjam Lagi, Polisi Turun Tangan
Tiga pelaku yang semuanya warga Kabupaten Blitar kini telah diringkus polisi.
Mereka adalah ARD (19) selaku otak kejahatan, RZQ (16), dan AG (16) yang merupakan pelaku perempuan.
Sementara korbannya adalah seorang remaja pria berinisial GNS (17), warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
"Ketiga pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dua dari tiga pelaku di antaranya statusnya masih di bawah umur," terang Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, Kamis (11/6/2026).
Pertemuan Tengah Malam di Gubuk Sepi
AKP Rudi Kuswoyo membeberkan kronologi insiden yang bermula pada pertengahan Mei 2026 tersebut.
Korban awalnya berkenalan dengan pelaku AG lewat jejaring media sosial.
Setelah intens berkomunikasi, keduanya sepakat janjian bertemu di Lapangan Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Nahas bagi korban, ia tidak tahu bahwa pertemuan itu adalah skenario jebakan.
Sebelum berangkat, AG telah membocorkan rencana tersebut kepada ARD.
ARD pun menyusun strategi rapi agar AG menggiring korban ke lokasi yang sepi, di mana ia dan RZQ sudah bersiap melakukan penggerebekan rekayasa.
| Budiman Sudjatmiko Emosi saat Debat Lawan Mahasiswa, Disebut Munafik : Pernah Dipenjara 13 Tahun |
|
|---|
| Pemkab Angkat Bicara setelah 11 Dapur MBG di Ponorogo Disuspen BGN, Singgung Higienis |
|
|---|
| Cara Kreatif Warga Malang Lawan Sampah Plastik, Tutup Botol Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi |
|
|---|
| Apa itu Dispensasi Nikah? Prosedur yang Faktor Terbanyak Masih Dipicu Hamil di Luar Nikah |
|
|---|
| Pengakuan Jambret Ponsel di Surabaya: Berawal dari Ngopi, Tergoda Korban Main HP di Lampu Merah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Borgol-di-tangan-pemuda-bernama-Muhammad-Alifi.jpg)