Remaja ini Dijebak Kenalan Wanitanya Hingga Ponsel Dirampas, Modus Penggerebekan di Tempat Sepi
Remaja menjadi korban dugaan pemerasan dan perampasan setelah bertemu gadis yang ternyata telah bekerja sama dengan pelaku lain.
Sesuai rencana, setelah bertemu di lapangan pada tengah malam, AG mengajak korban berboncengan menuju sebuah gubuk di Jalan Kalpataru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo.
Saat korban dan AG berada di dalam gubuk itulah, ARD dan RZQ tiba-tiba muncul berlagak bagai warga yang melakukan penggerebekan.
Keduanya langsung mengintimidasi dan menuduh korban telah berbuat mesum dengan AG.
Tak hanya menggertak, pelaku bahkan sempat mendorong dan memukul tubuh korban.
HP Dirampas, Pelaku Minta Uang Tebusan Transfer
Di bawah ancaman, ARD kemudian memeras korban dengan meminta sejumlah uang tunai.
Karena saat itu korban mengaku tidak mengantongi uang, para pelaku langsung merampas handphone (HP) milik korban.
"ARD membawa HP korban. Pelaku kemudian meminta korban untuk mengambil HP-nya keesokan hari dengan syarat harus membawa uang tebusan sebesar Rp300.000," kata Rudi.
Keesokan harinya, korban mencoba menghubungi ARD untuk menebus HP miliknya.
Namun, ARD selalu menghindar dengan dalih sibuk bekerja.
Pada hari berikutnya korban kembali menghubungi pelaku, namun ARD lagi-lagi berkelit dengan alasan sepeda motornya kehabisan bensin.
Geram karena dipersulit, kecurigaan korban memuncak saat ARD justru memaksa agar uang tebusan tersebut dikirimkan melalui skema transfer bank.
Merasa diperas secara sepihak, korban menolak perintah pelaku dan memilih melaporkan seluruh kejadian kelam itu ke markas kepolisian.
"ARD ini bertindak sebagai otak dalam kasus tersebut. Dia yang merencanakan AG untuk memancing korban bertemu di tempat sepi, lalu berpura-pura digerebek dengan tujuan utama memeras untuk mendapatkan uang," pungkas Kasat Reskrim.
| Budiman Sudjatmiko Emosi saat Debat Lawan Mahasiswa, Disebut Munafik : Pernah Dipenjara 13 Tahun |
|
|---|
| Pemkab Angkat Bicara setelah 11 Dapur MBG di Ponorogo Disuspen BGN, Singgung Higienis |
|
|---|
| Cara Kreatif Warga Malang Lawan Sampah Plastik, Tutup Botol Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi |
|
|---|
| Apa itu Dispensasi Nikah? Prosedur yang Faktor Terbanyak Masih Dipicu Hamil di Luar Nikah |
|
|---|
| Pengakuan Jambret Ponsel di Surabaya: Berawal dari Ngopi, Tergoda Korban Main HP di Lampu Merah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Borgol-di-tangan-pemuda-bernama-Muhammad-Alifi.jpg)