Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh

BREAKING NEWS : Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh, Peserta Menangis, Panitia Diperiksa Polisi

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu diwarnai kepanikan, protes orang tua, hingga suasana tidak kondusif berujung olimpiade dihentikan

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Misbahul Munir
OLIMPIADE RICUH - Pelaksanaan Olimpiade Matematika tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bojonegoro yang digelar oleh Saryta Management di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Minggu (7/12/2025), berakhir ricuh. 

Ringkasan Berita:
  • Olimpiade Matematika SD/MI di Bojonegoro ricuh, ribuan peserta panik dan kegiatan dihentikan.
  • Polisi memeriksa panitia, orang tua menuntut pengembalian uang pendaftaran.
  • Dinas Pendidikan Bojonegoro menegaskan kegiatan tidak berizin dan tanpa koordinasi resmi.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGOROOlimpiade Matematika tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bojonegoro ricuh. 

Kegiatan ini digelar oleh Saryta Management di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Minggu (7/12/2025), berakhir ricuh.

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu diwarnai kepanikan, protes orang tua, hingga suasana tidak kondusif berujung olimpiade dihentikan.

Informasi yang dihimpun aejak awal pelaksanaan, kegiatan ini sudah menuai kejanggalan dan keluhan dari para wali murid pendamping.

Mereka menilai penyelenggaraan olimpiade tidak profesional, mulai dari kurangnya persiapan teknis hingga sistem pelaksanaan yang dinilai tidak tertata dengan baik.

Baca juga: Truk Parkir Sembarang Picu Kecelakaan, Pemotor di Bojonegoro Tewas, Sopir Langsung Kabur

Orang Tua Tak Puas

Ketidakpuasan tersebut memuncak ketika hasil penjurian diumumkan dan dinilai tidak adil oleh sebagian orang tua siswa.

Kekecewaan para wali murid akhirnya berujung kegaduhan. 

Sejumlah orang tua merangsek masuk ke dalam gedung untuk memprotes panitia terkait hasil penilaian.

Di saat bersamaan, para orang tua juga mulai saling mencari anak-anak mereka karena kegiatan perlombaan telah berakhir. 

Baca juga: Bertemu Bupati Kediri, Aulia Khikmatul Maula Dapat Beasiswa usai Lolos Olimpiade Alquran Nasional

Suasana Ricuh Anak-anak Menangis Histeris

Situasi di dalam gedung pun berubah menjadi tidak terkendali.

Kepanikan melanda para peserta yang sebagian besar masih anak-anak. 

Banyak di antaranya yang menangis bahkan histeris saat hendak keluar meninggalkan lokasi acara.

Sementara, di luar gedung, para orang tua yang menunggu juga ikut panik dan berupaya masuk untuk mencari anak-anak mereka.

Panitia penyelenggara terlihat kewalahan mengendalikan situasi hingga akhirnya kegiatan dihentikan atau dibatalkan. Sedangkan penyelenggara digiring ke Mapolsek Bojonegoro Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Polisi Turun Tangan

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved