Luapan Sungai Pacal Rendam Ratusan Rumah di Kecamatan Kapas Bojonegoro
Banjir yang disebabkan luapan Sungai Pacal itu merendam pemukiman warga, jalan hingga puluhan hektar lahan pertanian warga.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Enam desa di Kecamatan Kapas, Bojonegoro, terendam banjir akibat luapan Sungai Pacal.
- Total 508 kepala keluarga terdampak, ratusan rumah dan sawah tergenang.
- BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, warga diminta tetap waspada.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebabkan Sungai Pacal meluap dan merendam sedikitnya enam desa di Kecamatan Kapas, Rabu (11/2/2026).
Banjir menggenangi permukiman warga, akses jalan, hingga puluhan hektare lahan pertanian yang ditanami padi.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebabkan sedikitnya enam desa di Kecamatan Kapas dilaporkan terendam banjir.
Banjir yang disebabkan luapan Sungai Pacal itu merendam pemukiman warga, jalan hingga puluhan hektar lahan pertanian warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
Baca juga: Sosok Setyo Wahono Bupati Bojonegoro Sekaligus Adik Pratikno, Pernah Kerja di Bank
508 KK Terdampak di Enam Desa
“Prioritas kami memastikan keselamatan warga dan memantau perkembangan debit air,” ujar Heru, pada rabu (11/2/2026).
Berdasarkan data Pusdalops TRC BPBD Bojonegoro, ada 6 desa yang terdampak banjir, meliputi Desa Kapas, Plesungan, Mojodeso, Tanjungharjo, Bakalan, dan Tikusan.
Di Desa Kapas, sebanyak 28 rumah warga yang tersebar di RT 02, RT 03, RT 04, RT 09, dan RT 11 dilaporkan tergenang air.
Baca juga: Jadwal Proliga 2026 Seri Bojonegoro 12-15 Februari: LavAni, Samator hingga Popsivo Tampil
Sementara itu, di Desa Mojodeso, banjir merendam 40 rumah yang berada di delapan RT berbeda.
Di Desa Tanjungharjo, sedikitnya 16 rumah terdampak dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter. Tak hanya permukiman, genangan juga terjadi di Jalan PUK Kedaton–Tanjungharjo.
BPBD Minta Warga Tetap Waspada
Banjir juga menggenangi jalan lingkungan di Desa Plesungan, tepatnya di RT 3 dan RT 12, dengan ketinggian air antara 5 hingga 10 sentimeter.
Sementara itu, Desa Bakalan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah rumah terdampak cukup banyak. Sebanyak 112 rumah warga dari sembilan RT dilaporkan tergenang.
Hingga laporan terakhir, masih terdapat 15 rumah yang belum sepenuhnya surut meski kondisi air mulai berangsur turun.
Sedangkan, di Desa Tikusan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak. Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 10 RT terdampak banjir. Total 508 KK terdampak banjir.
| Ramalan Cuaca Jatim Selasa 2 Juni 2026, Seluruh Daerah Jawa Timur Diperkirakan Cerah |
|
|---|
| Seskab Teddy Sindir Mantan Wamenlu Dino Pati Djalal yang Kritik Prabowo Sering ke Luar Negeri |
|
|---|
| Ingin Fokus Jadi Ketua Partai, Kim Min-seok Dikabarkan Bakal Mundur dari PM Korsel |
|
|---|
| Buntut Masalah Limbah, Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 12 Dapur Makan Gratis di Bojonegoro |
|
|---|
| Sosok Adriatma Dwi, Suami Wali Kota Kendari Siska Karina yang Dipolisikan Karena Dugaan KDRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/banjir-di-kecamatan-kapas-bojonegoro.jpg)