Polres Bojonegoro Awasi Titik Rawan Kepadatan saat Arus Mudik Lebaran 2026

Polres Bojonegoro mulai siapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri dengan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
MUDIK LEBARAN - Polres Bojonegoro mulai menyiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dengan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik strategis. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Bojonegoro menyiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, berlangsung 13–25 Maret 2026.
  • Sebanyak 180 personel kepolisian disiagakan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat.
  • Titik rawan kepadatan yang diwaspadai antara lain perbatasan Bojonegoro–Ngawi, perempatan Padangan, perlintasan kereta api, pasar tumpah Baureno, dan kawasan Proliman Kapas.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro mulai menyiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dengan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik strategis, jum'at (13/3/2026). 

Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Dalam operasi ini ada sebanyak 180 personel kepolisian disiagakan untuk mendukung pengamanan selama masa mudik Lebaran tahun ini.

Mereka akan bertugas menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan, Operasi Ketupat Semeru tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan balik.

Baca juga: 1 Juta Warga Diprediksi Tinggalkan Surabaya saat Mudik Lebaran 2026

Lebih dari itu, operasi ini juga merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

“Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026,” kata Afrian.

Dalam pelaksanaannya, Polres Bojonegoro menyiapkan 3 pos pengamanan dan pelayanan. Lokasinya di wilayah perbatasan dan di wilayah tengah Bojonegoro.

Adapun untuk Pos Pengamanan berada di Kecamatan Baureno yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan serta di Kecamatan Padangan yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Kemudian, Pos Pelayanan disiapkan di Balai Uji KIR Desa Sukowati, Kecamatan Kapas.

Baca juga: 14.846 Tiket Kereta dari Stasiun Bojonegoro Terjual, Puncak Mudik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Selain itu, Polres Bojonegoro juga menyiagakan dua pos pantau dititik-titik rawan kepadatan. Masing-masing di kawasan Proliman Kapas dan di kawasan wisata relligi Masjid Samin Baitul Muttaqin, Kecamatan Margomulyo.

Kapolres mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama di jalan serta tetap menjaga ketertiban saat merayakan Idulfitri.

“Harapannya, dengan kerja sama semua pihak, perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung aman dan nyaman sehingga slogan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, ada sejumlah titik berpotensi terjadi kepadatan dan perlu diwaspadai pemudik saat melintas di wilayah Bojonegoro

Diantaranya di wilayah barat perbatasan Bojonegoro - Ngawi dikawasan wisata religi Masjid Samin Baitul Muttaqin. Perempatan Padangan yang menjadi jalur arus lalulintas wilayah perbatasan Bojonegoro Jawa Timur - Blora Jawa Tengah. 

Kemudian, di wilayah Timur kawasan perlintasan kereta api dan pasar tumpah di wilayah Kecamatan Baureno. Kawasan pasar Sumberejo dan Proliman Kapas Kecamatan Kapas. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved