Sosok Daffa Bocah Jenius dari Bojonegoro, Gemar Belajar Mesin & Oprek Elektronik dari Umur 3

Sedari kecil, Daffa telah menunjukkan rasa ingin tahu dan ketertarikan tinggi pada hal yang berkaitan dengan mesin dan teknologi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Alga W
Facebook/Andik Sujianto
SOSOK BOCAH JENIUS - Daffa Ardian Pratama, bocah jenius asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Ia lebih tertarik belajar mesin hingga mengotak-atik barang elektronik. 

Keunikan lain dari Daffa adalah kemampuannya memahami cara kerja suatu alat hanya dengan melihat atau mencoba sebentar.

Ia tidak sekadar menggunakan, tetapi juga menganalisis sistem di dalamnya.

Seperti saat Daffa kecil menunjukkan kemampuannya saat menggulung dinamo di hadapan sang ayah yang membuatnya tercengang.

"Tidak ada yang mengajari, saya sendiri enggak paham. Kok bisa gulung dinamo dan berfungsi baik. Dia (Daffa) bilang, ini kalau jumlah lilitan gulungannya tidak pas, bakal enggak stabil," ujar Andik menirukan tutur putranya.

Andik juga bercerita, pernah suatu ketika ‎Daffa yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak ngambek tidak mau sekolah.

Musababnya karena sang guru tidak bisa menjawab pertanyaannya.

Ia dengan polosnya mengajukan pertanyaan sederhana, namun cukup teknis kepada sang guru, tentang apa fungsi busi pada kendaraan.

"Dia itu sejak usia 3 tahunan, memang sudah saya perbolehkan main HP buat nonton YouTube. Dengan didampingi dan waktu tertentu. Yang ditonton itu bukan kartun. Dia suka lihat cara buat robot, mesin-mesin kayak gitu," ulasnya.

"Di usia itu, dia belum bisa baca tulis. Tapi, sudah bisa pakai voice di YouTube, kalau apa yang ingin dia cari, tapi ternyata tidak sesuai, protes dia," sambungnya.

Nilai di sekolah malah biasa

Meski memiliki kecerdasan tinggi, perjalanan akademik Daffa tidak selalu berjalan mulus.

Nilai sekolahnya cenderung biasa saja.

Ia kurang tertarik dengan metode pembelajaran formal, dan lebih memilih belajar melalui praktik langsung.

Melihat potensi besar tersebut, orang tua Daffa kini berupaya mencari pola pendidikan yang lebih sesuai.

Mereka menyadari bahwa Daffa membutuhkan pendekatan khusus agar kemampuannya dapat berkembang secara maksimal.

Selain itu, Andik mengungkapkan bahwa putra kebanggaannya mempunyai cita-cita tinggi dan mulia.

Daffa diketahui ingin menjadi seorang insinyur penemu alat-alat baru yang bermanfaat bagi banyak orang.

"Kalau ditanya cita-cita Daffa apa? Pengin jadi insinyur," tutup Andika.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved