Dekatkan Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemkab Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN di Kanor

BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama Pemkab Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat sinergi lintas sektor melalui peluncuran program

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
KERJASAMA LINTAS SEKTOR - BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat sinergi lintas sektor melalui peluncuran program Desa Sehat JKN di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Senin (11/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Lokasi: Desa Pesen, Kecamatan Kanor (Pilot Project).
  • Inovasi: Pembayaran iuran JKN kini bisa dilakukan melalui Koperasi Desa (KDMP).
  • Fokus Kesehatan: Peluncuran Prolanis Muda untuk mencegah penyakit kronis di usia produktif.

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama Pemkab Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat sinergi lintas sektor melalui peluncuran program Desa Sehat JKN di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Senin (11/5/2026).

Program ini digagas sebagai upaya memperluas dan mendekatkan akses layanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong penguatan pelayanan publik berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan Desa Pesen dipilih menjadi salah satu pilot project Desa Sehat JKN di Bojonegoro.

Menurutnya, kolaborasi antarinstansi menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat sehat dan produktif.

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Buka Seleksi Terbuka 5 Jabatan Kepala Dinas, Masih Nihil Pendaftar

Desa Pesen Jadi Pilot Project Deteksi Dini

“Desa Pesen ini termasuk pilot project Desa Sehat. Harapannya masyarakat rutin melakukan cek kesehatan gratis sehingga penyakit kronis bisa diketahui lebih awal dan ditangani lebih cepat,” ujar Wahono.

Wahono berharap melalui kerjasama ini pelayanan JKN harus semakin mudah diakses masyarakat. Semakin cepat dan dekat.

“Pelayanan JKN harus mudah dan tidak ribet. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Gianto menyebut peluncuran Desa Sehat JKN menjadi bagian dari langkah strategis membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan deteksi kesehatan sejak dini.

Sebab, menurutnya penyakit kronis tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut, namun mulai banyak ditemukan pada kalangan usia muda.

“Hari ini kita launching pembayaran iuran JKN di koperasi dan juga launching Prolanis Muda. Saat ini banyak anak muda yang sudah terkena penyakit kronis sehingga harus dicegah sejak dini melalui screening kesehatan dan pola hidup sehat,” jelas Wahyu.

Peluncuran Desa Sehat JKN ini, juga menandai kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan KDKMP di Bojonegoro. Nantinya payment point pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat lakukan di KDMP. 

Selain peluncuran dalam kegiatan ini juga dibentuk Klub Prolanis Muda, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga senam sehat bersama masyarakat.

Program Desa Sehat JKN ini, lanjut Wahyu tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan, namun juga mengedepankan langkah promotif dan preventif agar masyarakat lebih aktif menjaga kondisi kesehatannya.

“Kami ingin seluruh masyarakat Bojonegoro sehat. Dimulai dari screening kesehatan, masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing, kemudian sadar untuk menjaga kesehatannya sendiri. Indonesia Emas 2045 dimulai dari masyarakat yang sehat,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved