Jemaah Haji Bojonegoro Meninggal Dunia di Madinah, Sakit & Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Almarhum meninggal dunia dalam perawatan intensif di Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz Medical City.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- Jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci Madinah.
- Ia meninggal dunia lantaran sakit saat dalam rangkaian ibadah.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci Madinah.
Diketahui, jemaah haji tersebut bernama Rohmat Ridwan (64) asal Kecamatan Sugihwaras.
Baca juga: Longsor di Perbatasan Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Sudah Diangkut, BPBD Peringatkan Jalan Masih Licin
Ia meninggal dunia lantaran sakit saat dalam rangkaian ibadah di Kota Madinah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro, H Moh Abdulloh Hafith menjelaskan, almarhum meninggal dunia lantaran sakit.
Almarhum meninggal dunia saat dalam perawatan intensif di Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz Medical City, Madinah.
"Almarhum atas nama Rohmat Ridwan meninggal dunia pada hari Selasa, tanggal 19 Mei 2026," ujar Abdulloh Hafith, Rabu (20/5/2026).
Hafith mengemukakan bahwa almarhum Rohmat tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 41 embarkasi Surabaya.
"Almarhum selanjutnya dimakamkan, di pemakaman yang ada di Kota Madinah," sambungnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima Hafith, kondisi kesehatan almarhum memang dalam pemantauan khusus.
Ia sempat dilarikan ke klinik kesehatan Haji di Madinah karena kondisi kesehatannya yang terus melemah.
Tim dokter selanjutnya memutuskan untuk dirujuk ke Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz Medical City untuk mendapatkan perawatan intensif.
Namun, takdir berkata lain nyawa Rohmat Ridwan tidak tertolong.
Hafith juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.
"Insyaallah beliau husnul khatimah, meninggal dunia dalam keadaan baik saat ibadah haji," ungkapnya.
Lebih lanjut, Hafith menjelaskan, karena meninggal dunia, untuk pelaksanaan ibadah haji almarhum nantinya akan diwakilkan atau haji badal oleh petugas yang telah ditunjuk.
"Untuk almarhum selanjutnya ibadah hajinya diwakilkan atau Haji Badal."
"Berikut dengan hak-haknya yang lain akan diserahkan pada ahli warisnya," pungkasnya.
| Panther Oleng Lewati Jalan Bergelombang Hantam Traga di Dander, 4 Orang Dilarikan ke RSUD Bojonegoro |
|
|---|
| Jelang Pilkades Sidoarjo 2026, Polwan Polresta Turun Langsung Jaga Kondusivitas |
|
|---|
| Aniaya 4 Pegawai SPBU Parangbatu, Oknum ASN di Tuban Divonis Penjara 8 Bulan |
|
|---|
| Sidang Putusan Kasus Narkoba Oknum Polisi di Madiun Ditunda, Hakim Sebut Perkara Kompleks |
|
|---|
| Jabat Plh Wali Kota Surabaya, Armuji Pimpin Peringatan Harkitnas, Ingatkan Tantangan Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Kemenhaj-Bojonegoro-H-Moh-Abdulloh-Hafith.jpg)