Polres Bojonegoro Selidiki Dugaan Praktik Aborsi, Libatkan 3 Tenaga Kesehatan
Satreskrim Polres Bojonegoro menyelidiki dugaan praktik aborsi yang melibatkan tiga tenaga kesehatan
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Satreskrim Polres Bojonegoro mulai menyelidiki dugaan praktik aborsi yang diduga melibatkan tiga tenaga kesehatan.
- Korban berinisial M (19), warga Kecamatan Sukosewu, dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif.
- Polisi akan memeriksa tiga tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit dan puskesmas berbeda untuk mendalami kasus tersebut.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Polres Bojonegoro mulai menyelidiki dugaan praktik aborsi yang diduga melibatkan tiga tenaga kesehatan di Kabupaten Bojonegoro.
Kasus ini mencuat setelah seorang perempuan muda dilaporkan mengalami kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif.
Korban diketahui berinisial M (19), warga Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami komplikasi kesehatan setelah menjalani tindakan yang kini tengah diselidiki aparat kepolisian.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi menerima pelimpahan kasus dan langsung melakukan serangkaian penyelidikan awal untuk mengumpulkan keterangan serta menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah pihak.
Tiga tenaga kesehatan yang disebut-sebut terkait dalam perkara ini diketahui bertugas di fasilitas kesehatan berbeda, yakni rumah sakit dan puskesmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Penyidik berencana memanggil mereka untuk dimintai keterangan.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi kejadian dan mengumpulkan alat bukti. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Baca juga: Napi Kasus Narkoba di Lapas Bojonegoro Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RSUD
Tiga Tenaga Kesehatan Akan Diperiksa
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan penanganan perkara dugaan aborsi tersebut.
Saat ini, kata Cipto penyidik masih melakukan serangkaian langkah awal untuk mengumpulkan keterangan dan mendalami informasi yang ada.
"Untuk penanganan terkait temuan dugaan aborsi, baru kami terima pelimpahannya. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Cipto, rabu (3/6/2026).
Baca juga: 15 Ribu Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro Selama Libur Panjang, Kereta Api Masih Jadi Favorit
Korban Dilaporkan Dalam Kondisi Kritis
Informasi yang dihimpun, korban diketahui mengalami kritis diduga pasca melakukan tindakan aborsi dan saat ini menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit daerah.
"Untuk penanganan terkalanjut Cipto, penyidiksi, baru kami terima pelimpahannya. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Cipto, rabu (3/6/2026).
Dalam waktu dekat, lanjut Cipto penyidik akan memanggil dan memeriksa ketiga tenaga kesehatan yang diduga terlibat dalam kasus aborsi ini.
"Ketiga nakes yang diduga terlibat segera kami periksa," ucapnya.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak dan belum menetapkan status hukum terhadap pihak yang disebut-sebut terlibat. Penyidik juga masih mendalami kronologi serta dugaan pelanggaran pidana yang mungkin terjadi dalam kasus tersebut.
Polres Bojonegoro
aborsi
berita Bojonegoro hari ini
berita Bojonegoro terbaru
berita Jatim terbaru
berita Jatim hari ini
tenaga kesehatan
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Sosok dan Profil Pedro Leitao Brito, Pelatih Tanjung Verde yang Ukir Sejarah ke Piala Dunia Pertama |
|
|---|
| Sosok dan Profil Pedro Leitao Brito yang Bawa Tanjung Verde Ukir Sejarah Lolos Perdana Piala Dunia |
|
|---|
| Warga Nganjuk Keluhkan Bau Menyengat dari Tempat Limbah Bulu Unggas, DPRD Lakukan Sidak |
|
|---|
| Ramai Isu Solar Langka, Kondisi SPBU di Bondowoso Malah Tampak Lengang, Tak Ada Antrean Panjang |
|
|---|
| Daftar Latar Belakang 9 Pejabat BGN setelah Dadan Dicopot dari Kepala BGN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Polres-bojonegoro-soal-perkara-dugaan-praktik-aborsi-yang-melibatkan-3-nakes.jpg)