Bukan Hanya Cegah Abrasi, Anang Akhmad Ajak Tanam Mangrove di Pesisir Lumajang-Jember
Anggota Komisi D DPRD Jatim Anang Akhmad Syaifudin mengajak seluruh pihak untuk menggalakkan penanaman mangrove di sepanjang pesisir pantai
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Komisi D DPRD Jatim Anang Akhmad Syaifudin mengajak seluruh pihak untuk menggalakkan penanaman mangrove di sepanjang pesisir pantai selatan di kawasan Lumajang-Jember. Politisi PKB ini menegaskan, Mangrove tidak saja untuk mencegah abrasi namun ia ingin ke depan bisa disulap menjadi destinasi wisata.
"Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, teman-teman LSM, pecinta lingkungan hidup dan tentu masyarakat Jember dan Lumajang ayo kita ramai-ramai dan bersama-sama menanami pantai kita dengan mangrove," kata Anang dalam Podcast DPRD Jatim Gebrakan Wakil Rakyat yang berlangsung di Lumajang belum lama ini.
Penanaman Mangrove di kawasan pesisir selatan diakui sangat penting dilakukan. Terlebih potensi bencana Megatrust bisa saja terjadi. Secara alami, mangrove memiliki berbagai fungsi strategis. Dari sisi ekologis, mangrove bisa menahan abrasi dan erosi pantai. Karena, akar mangrove yang rapat mampu menahan gelombang laut dan mencegah terkikisnya garis pantai.
Kemudian, bisa meredam gelombang tsunami dan badai karena hutan mangrove berfungsi sebagai pelindung alami. Lalu, bisa menjadi habitat keanekaragaman hayati, dapat meningkatkan kualitas udara serta menjaga siklus air dan kualitas tanah. Diluar ini, tentu saja masih banyak manfaat mangrove di pantai.
Baca juga: Eksplorasi Hutan Mangrove, Siswa SAIM Surabaya Antusias Praktik Pembibitan hingga Produk Olahan
"Nah saya pikir kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan kita, menjaga pantai kita untuk bersama-sama sadar bahwa setiap dari kita untuk menjadikan sepanjang pantai kita itu menjadi hutan mangrove," jelas Anang dalam Podcast yang dipandu oleh Pemred TribunJatim Network, Tri Mulyono ini.
Anang mengatakan, untuk menjaga kelestarian lingkungan termasuk di kawasan pesisir selatan tentu butuh solidarity maker. Yakni, pemimpin yang mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama dan bahu membahu menjaga lingkungan. Kesadaran harus bersama.
"Saya ingin mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk ngecek kembali pantai kita se Jawa Timur baik Pantai Selatan maupun Pantai Utara. Tidak soal hutan mangrove saja, ada sekian pantai yang harus dieksplorasi jadi tempat wisata. Maka kebersihannya harus juga dijaga," ungkap Anang.
| Aksi Hijau di Surabaya, 1.000 Pohon Mangrove dan Cemara Udang Ditanam |
|
|---|
| Inovasi Universitas Ciputra di Mangrove Keputih, Kembangkan Sustainable Fashion dan Branding Kawasan |
|
|---|
| Wisata Situbondo Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga, Yoyok Mulyadi Tekankan Peran Perawatan |
|
|---|
| Anggota Komisi D DPRD Jatim Soroti Infrastruktur ke Tempat Wisata di Situbondo |
|
|---|
| Mangrove Gunung Anyar Jadi Alternatif Libur Lebaran Warga Surabaya yang Tak ke Luar Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-D-DPRD-Jatim-Anang-Akhmad-Syaifudin-saat-berbicara-dalam-dalam-Podcast-DPRD-Jatim.jpg)