Lansia di Menganti Gresik Meninggal Mendadak di Warkop, Sempat Kejang-kejang 

Korban diketahui tinggal di sebuah rumah kos Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
MENINGGAL MENDADAK - Korban Hugeng Sudiastono meninggal mendadak di warung kopi Dusun Kutil, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Minggu (25/1/2026) dinihari. 
Ringkasan Berita:
  • Hugeng Sudiastono (55) meninggal mendadak di warung kopi Desa Gempolkurung, Menganti, Gresik.
  • Korban sempat kejang-kejang, hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan.
  • Keluarga ikhlas menerima kepergian korban dan menolak autopsi agar jenazah segera dimakamkan.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Lansia meninggal mendadak di warung kopi yang ada di Menganti, Gresik, Jawa Timur. 

Peristiwa ini membuat warga dan pengunjung warung kopi pun kaget.

Korban meninggal dunia bernama Hugeng Sudiastono, berusia 55 tahun, asal Dusun Kemendung RT 08/RW 05, Desa Ngembung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Korban diketahui tinggal di sebuah rumah kos Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Baca juga: Pelaku Begal Payudara di Kebomas Gresik Dibekuk Polisi Kurang dari 24 Jam

Identitas Korban

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa terjadi pada hari Minggu, 25 Januari 2026 pukul 02.30 WIB di Warkop Monggo pinara,  Dusun Kutil, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. 

Korban mengenakan kaos hitam, dan sarung warna ungu.

Korban duduk di bangku warung kopi, tiba-tiba ditemukan meninggal dalam keadaan terlentang di kursi warung kopi, dan sebelumnya korban memesan teh.

Sempat Kejang-kejang

“Belum sempat diminum korban kejang - kejang kemudian meninggal dunia, kemudian pemilik warung menghubungi petugas dari polsek Menganti dan tidak berapa lama petugas datang untuk melakukan olah TKP, kemudian bersama keluarga korban dibawa ke Puskesmas menggunakan Ambulance Wong Bodho, untuk dilakukan VER  almarhum Hugeng Sudiastono, dari hasil pemriksaan medis  tidak ditemukan luka dan tanda tanda  kekerasan lainnya,” ujar Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman.

Baca juga: Pengendara Mobil Heran Bayar Parkir Pakai Kode QRIS Atas Nama Warkop, Jukir Kini Ditangkap

Korban sempat dibawa ke Puskesmas, diketahui kondisi korban dalam keadaan sakit. 

Pihak keluarga menerima kepergiaan korban dan mengganggap sebagai takdir sang pencipta.

“Pihak keluarga sudah ikhas menerima kematian almarhum karena sudah takdir yang maha kuasa. Pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan tidak menuntut dan tidak bersedia dilakukan otopsi  karena keluarga korban  ingin jenasah almarhum dapat segera dimakamkan,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved