Mobil BMW X3 Hangus Terbakar di Gerbang Tol Belahanrejo Gresik, Pengemudi Selamatkan Diri

BMW X3 terbakar di dekat gerbang Tol Belahanrejo, Krian–Gresik, Jumat (30/1/2026) pagi, menyisakan kerangka.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Arie Noer Rachmawati
Dokumen Dinas Pemadam Kebakaran Gresik
MOBIL TERBAKAR - Sebuah BMW X3 bernopol B-1995-MJ terbakar di dekat gerbang Tol Belahanrejo, Krian–Gresik, Jumat (30/1/2026) pagi, hingga hangus menyisakan kerangka. Mobil yang dikemudikan Ero Ertanto Surya bersama istrinya mengeluarkan asap dari bagian depan saat melaju, hingga pengemudi menepi dan menyelamatkan diri sebelum mobil terbakar. Petugas pemadam kebakaran Gresik memadamkan api sekitar 30 menit setelah laporan diterima, dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit proses pemadaman.

"Kurang dari satu jam mobil berhasil dipadamkan," tutupnya. 

Baca juga: Kesaksian Penumpang Bus Rosalia Terbakar di Tol Sragen, Panik Terbangun Sudah Dikepung Asap

Ini yang Harus Dilakukan saat Mengalami Mobil Terbakar

Kecelakaan mobil terbakar bisa menimpa siapa dan kapan saja. Seperti hal yang menimpa pengemudi mobil BMW X3 di Tol Belahanrejo, Krian-Gresik tersebut.

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab terjadinya insiden kebakaran mobil, mulai dari terjadinya korsleting atau arus pendek, hingga kerusakan pada komponen lainnya.

Munculnya asap atau pun api dari bagian mesin, sering kali membuat pengemudi langsung panik hingga tidak bisa berpikir jernih untuk melakukan penyelamatan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, saat mengalami kejadian mobil terbakar yang pertama perlu dilakukan adalah mengontrol emosi.

Sebelum api membesar, Sony menyarankan, agar mobil yang terbakar atau mengeluarkan asap segera dipinggirkan atau di bawah ke tempat yang lebih aman dan jauh dari keramaian.

“Setelah itu, segera melakukan evakuasi penumpang. Ambil alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia dan semprotkan ke sumbernya (biasanya api di ruang mesin),” katanya.

Untuk penyemprotan sebaiknya dari kolong mobil, karena api timbul oleh oksigen, pemantik atau pun bahan bakar maka hilangkanlah salah satunya.

“Tapi jika kobaran api sudah membesar butuh tim pemadam kebakaran yang memiliki peralatan lebih memadai,” tuturnya.

Sony mengatakan, APAR yang ada di dalam mobil hanya untuk menangani kebakaran yang sifatnya masih terkendali atau belum membesar.

Tetapi, jika kondisinya sudah tidak terkendali dan api semakin membesar kalau hanya mengandalkan APAR saja tidak akan sanggup untuk memadamkannya.

“Memang kalau tidak segera ditangani api pasti semakin besar, karena banyak dari material mobil tidak fireproof,” ucapnya.

Dalam kondisi inilah dirasakan cukup pentingnya keberadaan APAR di dalam setiap mobil.

Mengingat, selama ini tidak semua mobil yang dikendarai di jalan raya dilengkapi dengan perangkat pertolongan pertama tersebut.

Sehingga, ketika mobil yang dikemudikan terbakar pemiliknya hanya bisa menunggu bantuan datang sembari melihat mobil ludes dilalap si jago merah.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved