9 SPPG Kena Sanksi BGN, Ada yang Beri Degan Utuh, DPRD Gresik: Menu MBG Tidak Bisa Asal-asalan

Sebanyak sembilan SPPG di Kabupaten Gresik resmi dihentikan BGN sementara operasionalnya (disuspend).

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
TribunJatim.com/Tony Hermawan
MBG - Ilustrasi kelapa degan. Menu dalam program MBG berupa sebuah degan utuh di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, viral. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa sebuah degan utuh di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, viral.

Menu degan utuh tersebut berujung pada tindakan tegas dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca juga: Mobil Daihatsu Espass Terbakar di Nganjuk, Kakek dan Cucu Selamat, Percikan Api Muncul dari Bagasi

Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Gresik resmi dihentikan sementara operasionalnya (disuspend) oleh BGN.

Langkah ini diambil sebagai bentuk sanksi atas ketidaksesuaian standar penyajian makanan dalam program MBG.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan menilai, keputusan pemerintah pusat melalui BGN tersebut sudah tepat sebagai upaya menjaga kualitas program pemenuhan gizi bagi pelajar.

"Iya, sudah tepat memberikan sanksi dari pemerintah pusat terhadap sembilan SPPG di Kabupaten Gresik dihentikan sementara operasionalnya," kata Mujid, sapaan akrabnya.

Menurut Mujid, setiap SPPG seharusnya telah dilengkapi tenaga ahli gizi dan wajib menjalankan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.

Oleh karena itu, pelaksanaan program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan, terutama dalam penyajian makanan kepada siswa.

Ia menegaskan bahwa seluruh dapur MBG harus memenuhi standar kebersihan dan kelayakan.

Mulai dari proses pengolahan hingga makanan disajikan kepada penerima manfaat.

"SPPG sudah dilengkapi ahli gizi dan standar pelayanan kesehatan. Jadi menu MBG tidak bisa asal-asalan," ucap Mujid.

"Di dapur MBG juga harus higienis, mulai dari tempat nasi hingga proses penyajiannya," jelasnya.

Politisi Partai PDIP Gresik ini berharap seluruh dapur MBG di Kabupaten Gresik dapat beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan BGN.

Hal ini penting agar tujuan program peningkatan gizi bagi anak sekolah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved