Raup Rp1,5 Miliar Jual Beli SK ASN Palsu, Tersangka Ditangkap Polres Gresik di Kalimantan Tengah
Tersangka mengaku telah menipu 14 korban, modusnya dengan menjanjikan korban bisa diterima sebagai ASN Pemkab Gresik.
Ringkasan Berita:
- Tersangka menjanjikan korban bisa diterima sebagai ASN Pemkab Gresik dan menunjukkan SK pengangkatan palsu yang dibuat sendiri.
- Tersangka mengaku telah menipu 14 korban dan raup Rp1,5 M.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik mengungkap kasus dugaan penipuan dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) yang merugikan korban hingga miliaran rupiah.
Tersangka Antoni (AN) (47), warga Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, ditangkap Satreskrim Polres Gresik di rumah kontrakan Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Baca juga: Kualitas Beras Bulog yang Diserap Setahun Sebelumnya Dipuji Ketua Komisi VI DPR RI
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kasus pemalsuan SK ASN di Kabupaten Gresik terbongkar berawal dari laporan polisi nomor LP/B/83/IV/2026/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim,10 April 2026, terkait dugaan pemalsuan, serta LP/B/85/IV/2026/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim tertanggal 13 April 2026, terkait dugaan penipuan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan juga mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah 6 April 2026 terdapat 9 orang ngantor ke salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gresik.
Enam di antaranya membawa fotokopi legalisir SK pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PNS di lingkungan Pemkab Gresik.
Namun setelah diverifikasi, dokumen tersebut dinyatakan janggal dan berbeda dengan produk resmi yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik.
Atas temuan itu, Pemkab Gresik melalui Kepala BKPSDM melapor ke Polres Gresik terkait dugaan pemalsuan.
Sementara salah satu korban berinisial MFD juga melapor atas dugaan penipuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin Kanit Tipidek, Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, bergerak cepat memburu pelaku.
Setelah dilakukan pelacakan, keberadaan AN diketahui berada di Provinsi Kalimantan Tengah.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Resmob Polres Kotawaringin Timur dan Ditreskrimsus Polda Kalteng.
"Tersangka akhirnya berhasil ditangkap di rumah kontrakan, Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Tersangka langsung dibawa ke Polres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata AKBP Ramadhan.
Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku telah menipu 14 korban.
Modusnya dengan menjanjikan korban bisa diterima sebagai ASN Pemkab Gresik dan menunjukkan SK pengangkatan palsu yang dibuat sendiri.
| Dikira Ikan Besar, Pria ini Malah Tak Sengaja Pancing Buaya saat Lomba |
|
|---|
| KA Singasari Batal Berangkat Imbas Insiden KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Penumpang Bisa Refund |
|
|---|
| Update Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Sebanyak 3 Korban Terjepit Kini Dievakuasi |
|
|---|
| Nasib Anak Diikat Sejak Pagi Hingga Sore di Daycare, Orang Tua Tertipu Laporan Foto |
|
|---|
| Kecalakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, Jadwal Kereta Api di Daop 9 Jember Tak Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/press-release-terkait-kasusSK-ASN-palsu.jpg)