Koperasi Merah Putih di Gresik Diresmikan Presiden, Kades Pandanan Minta Pekerja Harus dari Warga 

Ribuan  unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, secara serentak

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Sugiyono
KOPERASI - Kegiatan peresmian KDKMP oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto secara live di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Sabtu, (17/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan secara serentak 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Pandanan, dengan fasilitas awal berupa bangunan, gerai, dan kendaraan operasional.
  • KDKMP di Desa Pandanan dan wilayah lain di Kabupaten Gresik disiapkan untuk segera beroperasi guna meningkatkan ekonomi desa, meski sebagian masih menunggu kelengkapan logistik dan penentuan manajemen dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Sugiyono


TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ribuan  unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, secara serentak di seluruh Indonesia. 

Kepala Desa (Kades) Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan Suryadi  mengatakan,  terimakasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, sudah membangun dan meresmikan KDKMP di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Pandanan, sehingga bisa segera melayani masyarakat.

Peresmian KDKMP Desa Pandanan, secara serentak diresmikan dan menerima bangunan fisik, gerai penjualan, satu unit truk, satu unit pikup dan dua unit kendaraan roda tiga untuk operasional. 

"Terimakasih Pak Presiden Prabowo sudah membangunkan dan meresmikan KDKMP di seluruh Indonesia. Untuk isinya belum, nanti semua diatur dan dikirim oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Semoga, segera beroperasi dan bisa membuat Desa Pandanan lebih maju dan sejahtera," kata Suryadi, Minggu, (17/5/2026).

Baca juga: Forum Koperasi Desa Merah Putih Bondowoso Protes, Keluhkan Lambatnya Pembangunan Gerai Koperasi

Selain Pandangan,  Presiden juga meresmikan 1.061 KDKMP serentak di seluruh Indonesia via live zoom pada Sabtu, (16/5/2026).

Lebih lanjut Suryadi menambahkan, Pemdes Pandanan optimis, KDKMP jika beroperasi nanti akan mendapat omset dan keuntungan buat Desa Pandanan, karena posisi dan letak KDKMP Pandanan berada tepat nol kilometer di pinggir jalan raya nasional perbatasan Kabupaten Gresik dan Lamongan.

Terkait Manajer KDKMP, Suryadi tidak mempersoalkan berasal dari luar daerah. Pasalnya, rekrutmen manajer regulasi dan aturan ditentukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, dirinya berharap, warga Desa setempat harus diutamakan, diberdayakan menjadi karyawan.

"Manajer KDKMP infonya dari luar daerah, rekrutmen ditentukan PT Agrinas Pangan Nusantara, saya tidak terlalu mempersoalkan. Namun, untuk karyawan harus wajib memberdayakan warga desa setempat menjadi karyawan," katanya. 

Jajaran pejabat di Kabupaten Gresik turut menghadiri peresmian massal ini secara virtual melalui aplikasi Zoom dari lokasi KDKMP Desa Pandanan, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, pada Sabtu siang (16/05/2026).

Sementara Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahur Rahman mengatakan, Kabupaten Gresik kesiapan operasional KDKMP mencapai 126 titik koperasi desa.

"Hari ini tanggal 16 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik plus seluruh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, ada 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia yang diresmikan operasionalnya oleh Bapak Presiden. Untuk Kabupaten Gresik, ada 126 KDKMP yang sudah clear untuk operasional," kata Achmad Washil.

Lebih lanjut Achmad Washil mengadakan, Pemkab Gresik berkomitmen mematangkan keberlanjutan program ini melalui sinergi lintas sektor bersama TNI-Polri dan instansi terkait. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Daerah berfokus memberi pendampingan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pengelola KDKMP di Gresik.

"Konsep untuk Pemerintah Daerah, kita menyiapkan terkait pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dari SDM, dari personalia yang ada di KDKMP, untuk bisa berproses di pelaksanaan operasional, administrasian, sampai penjualan," tambahnya.

Begitu juga disampaikan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Siari mengatakan,  masih ada dua skema progres fisik yang saat ini terus digenjot oleh jajaran TNI.

"Untuk progres yang belum, sekarang ada dua progres. Yang pertama yaitu masih progres penyiapan lahan, jadi ada 7 titik yang proses penyiapan lahan sehingga belum mulai pembangunan. Kemudian, yang 126 titik sudah progres pembangunan, rata-rata di atas 60 persen. Harapannya, saat bulan Agustus, seluruhnya progres terbangun sudah selesai tuntas 100 persen," kata Mayor Inf. Siari.

Lebih lanjut Mayor Inf. Siari mengatakan, terkait pelaksanaan operasional secara menyeluruh, masih menunggu pemenuhan fasilitas dari lini logistik pusat. Kendati gedung fisik rampung, instrumen toko harus dipastikan siap secara komprehensif.

"Tetap nanti nunggu dari Agrinas (PT Agrinas Pangan Nusantara), karena kelengkapan untuk operasional itu tidak hanya satu kendaraan dua kendaraan, tapi termasuk kendaraan roda empat, roda enam, dan roda tiga. Sarana prasarana termasuk gerai, AC, termasuk isi toko, nanti juga perlu disiapkan, sehingga nanti untuk kesiapannya apabila semua sarana prasarana dan perangkatnya sudah lengkap, maka operasional," pungkasnya. 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved