Sempat Tawaf Ifadah Pakai Kursi Roda, Jemaah Haji Asal Gresik Meninggal di Tanah Suci Makkah

Jemaah haji asal Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia di RS King Faisal Hospital Makkah, pada Selasa, 2 Juni 2026.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Istimewa
MENINGGAL - Kusen Kusnan, jemaah haji asal Kabupaten Gresik, dilaporkan meninggal dunia di RS King Faisal Hospital Makkah pada Selasa, 2 Juni 2026. Kabar duka ini dibenarkan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik. 

Ringkasan Berita:
  • Jemaah haji asal Kabupaten Gresik, Kusen Kusnan, dilaporkan meninggal dunia di RS King Faisal Hospital Makkah, pada Selasa, 2 Juni 2026.
  • Malam sebelum wafat, almarhum masih sempat melaksanakan tawaf ifadah dengan bantuan kursi roda.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kabar duka datang dari Tanah Suci Makkah.

Seorang jemaah haji asal Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit (RS) King Faisal Hospital Makkah, pada Selasa, 2 Juni 2026.

Baca juga: Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Kota Kediri pada Mei 2026, Laju Ditahan Telur

Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik, Lulus.

Identitas jemaah haji tersebut bernama Kusen Kusnan, berusia 64 tahun dan tergabung dalam kloter SUB-48 rombongan, regu 23 di Luluat Al Nader Hotel 313 Mekkah.

Diketahui, daftar jemaah yang wafat saat menunaikan ibadah haji tahun ini sebanyak 3 orang.

Kusen Kusnan, 64 tahun, kloter SUB-48 rombongan, regu 23 di Luluat Al Nader Hotel 313 Mekkah.

Mustikan Rajim Diman, 75 tahun, Kloter 47 SUB, rombongan 7 yang menginap di Grand Plaza Al Madina Hotel, Madinah.

Terakhir Titin calon jemaah haji kloter 43 yang meninggal di RSUD Haji Surabaya.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia bapak Kusen Kusnan Kloter 48 Rombongan 6 regu 23. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, hajinya mabrur, dan diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Amin," ujar Lulus, Rabu (3/6/2026).

Lulus menjelaskan bahwa berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kondisi almarhum sebelumnya masih cukup baik.

Bahkan pada malam sebelum wafat, almarhum masih sempat melaksanakan tawaf ifadah dengan bantuan kursi roda.

"Tadi malam beliau masih tawaf ifadah didorong menggunakan kursi roda," ujarnya.

"Pagi harinya juga masih sempat makan bubur yang diberikan istrinya dan masih ngomong atau berbincang seperti biasa," papar Lulus.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, pada Selasa, 2 Juni 2026, siang, sekitar pukul 12.28 waktu setempat, kondisi kesehatannya mendadak menurun dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved