Tribun Putih Abu Abu Futsal 2026

SMA Muhammadiyah 8 Gresik Punya Misi Lebih dari Sekadar Juara di Tribun Putih Abu-abu Futsal 2026

SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) ikut serta di TPAAF 2026 dengan persiapan matang: latihan intensif tiga kali seminggu,

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
TRIBUN PUTIH ABU-ABU- Roadshow Tribun Putih Abu-Abu Futsal Jatim Series #1 Gresik 2026 di SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) Gresik Jawa Timur, Senin (8/6/2026).  
Ringkasan Berita:
  • SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) ikut serta di TPAAF 2026 dengan persiapan matang: latihan intensif tiga kali seminggu, pembinaan taktik, fisik, dan pendampingan psikologis
  • SMAMDELA memiliki misi jangka panjang prestasi futsal diharapkan menjadi tiket siswa masuk PTN lewat jalur prestasi/SPMB
  • Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal Jatim Series #1 Gresik 2026 digelar 12–18 Juni 2026 di WEP. 

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Jatim Series #1 Gresik 2026 bukan sekadar ajang adu gol antarpelajar. Bagi SMA Muhammadiyah 8 Gresik - yang akrab disebut SMAMDELA - kompetisi ini menyimpan misi yang jauh lebih besar: membuka jalan bagi siswa berbakat untuk menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi olahraga.

Dukungan penuh sekolah terhadap turnamen ini disampaikan langsung dalam sesi roadshow yang digelar Tribun Jatim pada Senin (8/6/2026). SMAMDELA menjadi salah satu sekolah yang menyambut positif kehadiran ajang futsal antarpelajar SMA/SMK sederajat ini di Kabupaten Gresik.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAMDELA, Ahmad Rizal Azdka, S.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi yang dinilainya mampu menjadi sarana pembinaan sekaligus panggung nyata bagi para siswa untuk membuktikan kemampuan diri.

"Alhamdulillah, tim futsal SMAMDELA juga turut berpartisipasi dalam ajang ini. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik, sehingga tim futsal SMAMDELA dapat meraih prestasi sebagai juara," ujar Rizal.

Baca juga: Bukan Sekadar Turnamen, TPAAF 2026 di Gresik Buka Jalan Pelajar ke Panggung Dunia

Kelas Olahraga dengan Pembinaan Menyeluruh, Termasuk Psikolog

SMAMDELA bukan pendatang baru di dunia pembinaan olahraga pelajar. Sekolah ini telah lama mengembangkan program kelas olahraga sebagai wadah resmi bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, dengan futsal sebagai salah satu cabang yang mendapat perhatian serius.

Di dalam program tersebut, siswa tidak hanya digembleng secara teknis di lapangan. Mereka juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan mental bertanding yang tangguh — bekal yang tidak kalah penting dari kemampuan menggiring bola.

Rizal mengungkapkan, pembinaan yang diberikan sekolah bersifat menyeluruh, mulai dari manajemen waktu, penjagaan kondisi fisik, hingga pendampingan psikologis melalui tim konselor sekolah.

"Kami memberikan pendampingan bagaimana mereka mengontrol emosi dan mental ketika di lapangan," katanya.

Pendampingan ini dirancang agar para pemain mampu mengelola tekanan dengan baik tetap fokus saat unggul, dan tidak goyah saat tertinggal. Mental yang stabil, menurut Rizal, sama pentingnya dengan kualitas fisik dalam sebuah kompetisi.

 Prestasi Lapangan sebagai Tiket Masuk PTN

Di balik ambisi meraih gelar juara, SMAMDELA menyimpan harapan yang lebih jauh. Sekolah berharap capaian para atlet futsal mereka di kompetisi seperti TPAAF 2026 bisa menjadi modal konkret untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi atau SPMB.

"Harapan kami, mereka bisa membuktikan skill dan bakatnya, serta mampu tembus PTN atau SPMB jalur prestasi sehingga dapat melanjutkan minat dan bakatnya di jurusan olahraga di perguruan tinggi negeri yang diinginkan," ungkap Rizal.

Dengan kata lain, lapangan futsal bukan titik akhir perjalanan — melainkan batu loncatan menuju masa depan akademis yang lebih cerah.

Latihan Tiga Kali Seminggu, Optimis Juara Regional Jatim

Di sisi lapangan, para pemain SMAMDELA pun tidak main-main dalam mempersiapkan diri. Salah satu pemain tim futsal SMAMDELA, Achmad Agus Amar Alamsyah, menyebut timnya telah menjalani persiapan dari tiga sisi sekaligus: fisik, taktik, dan mental bertanding.

"Persiapannya kami latihan intens seminggu tiga kali dan mematangkan taktik. Kami sangat optimis untuk meraih juara di Regional Jatim," pungkas Amar dengan penuh keyakinan.

Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal Jatim Series #1 Gresik 2026 akan digelar pada 12–18 Juni 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik. Ajang ini terselenggara berkat dukungan PT Freeport Indonesia, JIIPE, Biznet, Wilmar, Cargill, dan Specs.

Sementara itu, Pelatih Gresik United Joko Susilo menyebutkan kompetisi tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan pengalaman bertanding, tetapi juga membuka peluang pemain muda menembus level internasional.

Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal Gresik akan berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada 11-18 Juni 2026. 

Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi yang akan membawa pemain terbaik menuju kompetisi tingkat nasional di Jakarta.

Dari tingkat nasional, para pemain terbaik hasil seleksi dari berbagai daerah akan kembali dipilih untuk mendapatkan pengalaman dan pembinaan sepak bola di Spanyol. 

Kesempatan tersebut menjadi nilai tambah yang dinilai mampu meningkatkan motivasi para peserta.

Joko Susilo atau yang akrab disapa Gethuk menyebut semakin banyak kompetisi usia muda digelar, semakin besar pula peluang menemukan talenta-talenta potensial yang dapat dikembangkan untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Menurutnya, turnamen seperti Tribun Putih Abu-Abu Futsal menjadi langkah positif dalam proses pembinaan pemain muda karena memberikan ruang bagi pelajar untuk berkompetisi sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Ajang Pencarian Bakat Atlet Muda

"Sangat bagus sekali segala macam aktivitas memberikan kesempatan bermain dan berkompetisi pelajar sangat bagus menurut saya apalagi Tribun Putih Abu Abu Gresik bagus sekali," ujar Gethuk saat ditemui di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (5/6/2026).

Ia menilai konsep talent scouting yang diusung dalam turnamen tersebut sangat penting untuk menemukan potensi pemain muda dari berbagai daerah. Melalui proses seleksi berjenjang, pemain yang memiliki kualitas terbaik dapat memperoleh kesempatan berkembang ke level yang lebih tinggi.

Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal di Gresik ini bagian dari talent scouting, menjaring bibit-bibit muda Gresik. Para pemain terbaik akan dibawa ke tingkat nasional bersama para pemain terbaik dari Tribun Putih Abu-Abu Futsal dari berbagai daerah lain, lalu akan diseleksi untuk dibawa ke Spanyol.

"Sebetulnya itu di Talent scouting, kalau kita banyak melakukan talent scouting di daerah-daerah mendapatkan penanganan harus benar. Ini sudah dibawa ke luar negeri ke Spanyol sudah benar, bagus, saya ingatkan setelah dari sana jangan dilepas lagi di sini, harus ada pantauan minimal keberlanjutan itu akan jauh lebih bagus," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved